- Indonesia darurat spam dan scam, 65% masyarakat menjadi target penipuan setiap minggunya.
- Tri hadirkan fitur AI Anti Spam/Scam untuk deteksi telepon & SMS berbahaya secara otomatis.
- Fitur gunakan notifikasi warna: toska (aman), kuning (tak dikenal), dan merah (berisiko).
SuaraJawaTengah.id - Dering telepon dari nomor tak dikenal atau notifikasi pesan singkat berisi tawaran menggiurkan sudah menjadi santapan sehari-hari.
Namun, di balik gangguan tersebut, ada ancaman serius yang mengintai: penipuan online atau scam.
Data terbaru menunjukkan situasi yang mengkhawatirkan. Indonesia tercatat sebagai negara dengan penerima panggilan spam terbanyak di Asia Pasifik.
Lebih parahnya lagi, sebanyak 65% masyarakat Indonesia mengaku mengalami upaya penipuan (scam) setiap minggunya, dan 39% anak muda bahkan pernah menjadi korban langsung.
Ancaman ini bukan lagi sekadar gangguan, melainkan predator digital yang mengancam keamanan data pribadi dan finansial, terutama bagi generasi muda yang sangat aktif di dunia maya.
Lalu, bagaimana cara melindungi diri dari gempuran spam dan scam yang semakin canggih? Berikut adalah langkah-langkah jitu yang bisa Anda terapkan.
1. Kenali Modus dan Ciri-cirinya
Langkah pertama adalah kewaspadaan. Sebagian besar penipuan online memiliki pola yang sama:
- Iming-iming Hadiah: Menjanjikan hadiah besar, undian, atau warisan dari sumber tidak jelas.
- Menciptakan Urgensi: Mendesak Anda untuk segera bertindak, seperti mentransfer uang atau mengklik tautan dengan alasan akun akan diblokir.
- Meniru Pihak Resmi: Berpura-pura sebagai pihak bank, institusi pemerintah, atau bahkan kerabat dekat.
- Meminta Data Sensitif: Meminta kode OTP, PIN, password, atau nomor kartu kredit melalui telepon atau pesan.
Jika Anda menerima pesan atau telepon dengan ciri-ciri di atas, segera tutup atau abaikan. Jangan pernah membagikan data pribadi Anda kepada siapapun.
2. Aktifkan Fitur Perlindungan Canggih Berbasis AI
Saat ini, perlindungan tidak hanya bergantung pada kewaspadaan manual. Anda bisa memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang disediakan oleh provider telekomunikasi. Salah satu yang terdepan adalah Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) melalui brand Tri.
Tri menghadirkan fitur "Tri AI: Anti Spam/Scam" yang dirancang khusus untuk menjadi garda terdepan perlindungan digital Anda. Teknologi ini secara otomatis mendeteksi dan memberi peringatan pada panggilan atau SMS yang mencurigakan.
Cara kerjanya sangat intuitif melalui sistem notifikasi warna:
- Warna Toska: Notifikasi "Tri: Nomor Aman" akan muncul untuk panggilan yang terverifikasi aman.
- Warna Kuning: Notifikasi "Tri: Nomor Tak Dikenal" ditampilkan untuk panggilan yang terindikasi spam, memberi Anda pilihan untuk waspada.
- Warna Merah: Notifikasi "Tri: Nomor Berisiko" menjadi peringatan keras untuk panggilan yang teridentifikasi sebagai penipuan (scam).
Untuk pesan singkat (SMS) yang terindikasi mencurigakan, sistem akan mengirimkan peringatan otomatis sehingga Anda bisa langsung waspada dan tidak terjebak.
“Tri selalu memprioritaskan kenyamanan dan keamanan pengalaman digital pelanggan. Sebagai brand yang adaptif dan dekat dengan dunia anak muda, Tri menghadirkan Tri AI: Anti Spam/Scam berbasis teknologi AIvolusi 5G untuk memberdayakan generasi muda Indonesia. Teknologi ini memberikan jaringan yang aman, sehingga anak muda bebas bereksplorasi, berkarya, dan menjelajah dunia online dengan percaya diri. Dengan produk hemat, jaringan cepat, dan komitmen menciptakan ekosistem digital yang lebih aman, Tri terus berdiri di garda depan perlindungan digital agar anak muda Indonesia bisa #JadiLebihHebat,” ujar Bilal Kazmi, Director & Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight
-
Sadis! Rampok Ponsel Tebas Telinga Korban hingga Nyaris Putus di Semarang
-
Bripka EJ Mubaligh Polres Wongiri Tersangka Kekerasan Seksual, Terancam Sanksi Kode Etik Pemecatan
-
Di Tengah Ancaman PHK, Investasi Baru di Jateng Buka 650 Lapangan Kerja
-
Musim Kemarau di Jateng Datang, Pendaki Gunung Diminta Tak Nyalakan Api Sembarangan