- PT Pertamina Patra Niaga FT Boyolali raih penghargaan dari Pemkab Boyolali atas kontribusi CSR Difablepreneur.
- Program Difablepreneur sejak 2018 fokus berdayakan penyandang disabilitas lewat pelatihan menjahit dan UMKM.
- Lebih dari 250 difabel telah dilatih, 170 di antaranya terserap industri garmen lewat kerja sama perusahaan.
SuaraJawaTengah.id - PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal (FT) Boyolali melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) Difablepreneur telah berhasil mendapatkan penghargaan dalam bidang kerjasama yang baik dan kontribusi aktif dalam Pemberdayaan dan Penempatan Tenaga Kerja dari Pemerintah Kabupaten Boyolali Tahun 2025.
Penghargaan tersebut diberikan pada acara pembukaan Boyolali Job Fair Inklusi 2025 di Pendhopo Gedhe, Alun - alun Kidul Kabupaten Boyolali oleh Wakil Bupati Boyolali Dwi Fajar Nirwana.
“Terkait tugas dan fungsi dalam bidang pelatihan dan penempatan tenaga kerja Pemerintah Kabupaten Boyolali memberikan penghargaan kepada stakeholder Ketenagakerjaan. Penghargaan diberikan berdasarkan penilaian yang telah dilakukan oleh Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Boyolali selama Tahun 2024 s.d semester 1 Tahun 2025 kepada kepada perusahaan yang telah berkontribusi baik pada bidang pemberdayaan dan penyiapan dan tenaga kerja inklusi yang ada di Kabupaten Boyolali.” ungkap Dwi Fajar Nirwana, Wakil Bupati Kabupaten Boyolali.
Keberhasilan program tak terbatas pada manfaat bagi kelompok binaan, melainkan juga memperkuat peran Pemerintah Kabupaten Boyolali dalam memberdayakan masyarakat.
Atas kontribusi tersebut, Pemerintah Kabupaten Boyolali melalui Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja memberikan penghargaan kepada PT Pertamina Patra Niaga FT Boyolali sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kolaborasinya dalam program pelatihan serta penempatan tenaga kerja tahun 2025.
Pada kesempatan terpisah, Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga JBT, Taufiq Kurniawan menyatakan, “Melalui penghargaan ini, PT Pertamina FT Boyolali mengungkapkan terima kasih dan kedepannya akan terus mengembangkan program-program yang bersifat inklusi, selaras dengan program CSR yang telah dijalankan.”
Melalui program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan, PT Pertamina Patra Niaga FT Boyolali berharap dapat menghadirkan ruang inklusif bagi kelompok rentan agar turut berkontribusi dalam memajukan Kabupaten Boyolali.
Program Difablepereneur yang dijalankan PT Pertamina Patra Niaga FT Boyolali telah berjalan dari tahun 2018 dengan fokus awal membatik dan berkembang hingga tahun 2025 dengan fokus inklubasi tenaga kerja melalui Kelompok Kresna Patra yang berlokus pada bidang pelatihan menjahit dan UMKM Mini Konveksi.
Program ini dapat memberikan dampak sosial hingga ekonomi pada kelompok penyandang disabilitas.
Baca Juga: Cegah Abrasi, Pertamina Patra Niaga Tanam Mangrove dan Gelar Bersih Pantai di Semarang
Melalui program Difablepreneur Kresna Patra, FT Boyolali mendukung penyandang disabilitas untuk dapat berdaya secara individu maupun kelompok melalui peningkatan kapasitas SDM dan sarana prasarana menjahit hingga pendidikan non formal.
Keberhasilan program Difablepreneur dibuktikan dengan telah dilatihnya lebih dari 250 penyandang disabilitas melalui Kelompok Kresna Patra dan 170 diantaranya telah terserap pada industri garmen melalui kerjasama PT Pertamina Patra Niaga FT Boyolali dengan PT Hoplun dan PT Pan Brothers untuk menyalurkan tenaga kerja disabilitas ke industri.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Legislator Sebut Andrea Bocelli Bantu Perluas Promosi Budaya Indonesia
-
Pemprov Jateng Terus Perkuat Dukungan Pesantren, dari Tali Asih Hafiz hingga Beasiswa Santri
-
Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah
-
Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan
-
Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun