- Meski ekonomi lesu, banyak bisnis tetap bertahan karena fokus pada kebutuhan dasar manusia.
- Contohnya laundry, warmindo, toko suplemen, hingga penitipan hewan yang selalu punya pelanggan.
- Kunci suksesnya bukan viral, tapi konsisten melayani kebutuhan nyata dengan konsep efisien dan unik.
SuaraJawaTengah.id - Banyak orang bilang, sekarang susah cari ide bisnis yang laku. Ekonomi lesu, daya beli turun, semua serba digital. Padahal, tidak semua begitu.
Masih ada banyak bisnis yang justru tetap ramai dan dicari banyak orang. Mereka tidak viral di media sosial, tapi diam-diam menghasilkan cuan stabil setiap bulan.
Sebagaimana dikutip dari YouTube Inspirasi Pagi, berikut 13 ide bisnis yang bisa dibilang tangguh. Bisnis-bisnis ini tetap bertahan di tengah resesi, perubahan tren, dan kemajuan teknologi.
1. Toko Suplemen di Dekat Gym
Sejak pandemi, kesadaran hidup sehat meningkat pesat. Banyak orang mulai rutin ke gym, dan di situlah peluang muncul. Menjual suplemen seperti whey protein, BCAA, dan minuman energi bisa jadi ladang cuan. Selama gym tetap ramai, bisnis ini akan terus hidup.
2. Barbershop di Area Cuci Mobil
Konsep dua layanan dalam satu tempat ini sangat efisien. Sambil menunggu mobil dicuci, pelanggan bisa potong rambut. Target pasarnya jelas, yaitu pemilik mobil dari kalangan menengah ke atas yang ingin menghemat waktu.
3. Cuci Mobil Premium di Dekat Mal
Mall tidak pernah sepi pengunjung, dan kebanyakan datang dengan mobil. Membuka cuci mobil premium di sekitar mal bisa jadi ide brilian. Sambil belanja atau nonton, mobil bisa dicuci dan dipoles. Modal awal memang cukup besar, tapi hasilnya sepadan.
Baca Juga: 16 Bisnis Mahasiswa yang Bikin Dompet Tebal, Tanpa Modal Besar!
4. Toko Mainan di Dekat Rumah Sakit Anak
Bisnis ini bermain di sisi emosional. Orang tua rela mengeluarkan uang demi melihat anaknya tersenyum, apalagi saat sakit. Menjual mainan edukatif, boneka, puzzle, atau balon di sekitar rumah sakit anak bisa jadi usaha yang ramai sepanjang tahun.
5. Laundry di Kawasan Kantor dan Apartemen
Karyawan kantor dan penghuni apartemen biasanya sibuk dan tidak sempat mencuci. Laundry kiloan dengan layanan antar-jemput bisa menjadi solusi praktis. Dengan tarif Rp7.000–Rp10.000 per kilo, jika sehari menerima 50 kg cucian, omzet bisa mencapai Rp15 juta hingga Rp20 juta sebulan.
6. Fotokopi dan Jasa Dokumen di Sekitar Kantor Pemerintah
Meski dunia serba digital, urusan administrasi masih butuh dokumen fisik. Buka fotokopi kecil di sekitar kantor pelayanan publik, kampus, atau sekolah. Modalnya kecil, tapi perputaran uang cepat karena orang butuh setiap hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
PSIS Semarang vs Kendal Tornado FC, Junianto: Kami Ingin Laga yang Menghibur
-
Bagi Dividen Jumbo, BRI Jaga Keseimbangan Imbal Hasil dan Ekspansi Bisnis
-
Dulu Kerap Ditolak dan Dibully, Pekerja Difabel Ini Temukan Rumah Baru di Pabrik Rokok Magelang
-
Mengenal Varian Cicada, Ahli Sebut Anak-Anak Lebih Rentan Tertular Dibanding Dewasa
-
Cuaca Semarang Jumat Ini 'Adem Ayem', BMKG Peringatkan Hujan Lebat di 5 Wilayah Lain