- Pemerintah melalui Menteri Keuangan memastikan tidak akan menaikkan tarif cukai hasil tembakau di 2026.
- Petani tembakau menyambut baik, berharap mengakhiri keterpurukan ekonomi selama hampir 10 tahun terakhir.
- Kebijakan ini diharapkan mendorong pabrikan rokok kembali menyerap hasil panen tembakau dari petani lokal.
SuaraJawaTengah.id - Keputusan pemerintah untuk tidak menaikkan tarif cukai hasil tembakau (CHT) atau cukai rokok pada tahun 2026 menjadi angin segar yang telah lama dinantikan.
Bagi para petani tembakau, kebijakan ini menggugah harapan baru setelah hampir satu dekade berada dalam kondisi yang mereka sebut sebagai masa "berkabung".
Kabar ini disambut gegap gempita, salah satunya oleh Ketua Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (DPN APTI), Agus Parmuji.
Ia menyebut pernyataan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, yang memastikan tarif cukai tak akan naik pada 2026, membangkitkan asa di tengah keterpurukan petani.
Menurutnya, kebijakan kenaikan cukai yang eksesif selama ini menjadi biang keladi anjloknya perekonomian petani. Pukulan telak dirasakan akibat melemahnya penyerapan bahan baku tembakau oleh industri yang tertekan regulasi.
"Hampir selama kurun waktu 10 tahun terakhir, kondisi para petani tembakau sedang tidak baik-baik saja, bahkan bisa dibilang tengah 'berkabung'," ungkap Agus Parmuji dikutip dari ANTARA pada Selasa (14/10/2025).
Meskipun dampak positifnya belum bisa dirasakan langsung pada musim panen tahun ini, ia berharap besar kebijakan tersebut akan menjadi titik balik pada musim panen tahun depan.
Harapan utamanya adalah pabrikan rokok nasional dapat kembali bergairah dalam menyerap hasil panen petani.
"Ketika tahun depan tarif cukai tidak mengalami kenaikan, maka pihaknya sangat berharap pabrik nasional dapat kembali menata pola pembelian serta penyerapan bahan baku tembakau yang terdapat di berbagai wilayah kota/kabupaten maupun provinsi yang tidak lain merupakan daerah sentra tembakau," jelasnya.
Baca Juga: Sekolah Rakyat Temanggung Terima 129 Pendaftar, Lab IPA hingga Lapangan Futsal Disiapkan
Dukungan serupa datang dari level pemerintah daerah. Bupati Temanggung, H. M. Al Khadziq, menyambut baik keputusan pemerintah pusat.
Menurutnya, keberlangsungan industri hasil tembakau memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan petani di daerahnya, yang merupakan salah satu sentra tembakau berkualitas di Indonesia.
Bupati Al Khadziq bahkan mengungkapkan telah proaktif memperjuangkan aspirasi para petani dengan melayangkan surat resmi kepada Menteri Keuangan.
Surat tersebut berisi masukan agar kebijakan cukai tidak semakin menekan nasib petani.
"Suratnya sudah saya kirim langsung ke Kementerian Keuangan. Intinya, kami memberi masukan terkait kebijakan cukai tembakau yang rencananya tidak naik di 2026," katanya.
Ia menegaskan adanya hubungan erat antara industri dan petani. Jika industri sehat dan produksinya laris di pasaran, permintaan terhadap bahan baku tembakau dari petani secara otomatis akan meningkat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
-
Harga Minyak Mulai Turun Usai Beredar Kabar G7 Lepas Cadangan 400 Juta Barel
-
Rusia Kasih Data Aset Militer AS ke Iran untuk Dihancurkan, Termasuk Lokasi Kapal dan Jet Tempur
Terkini
-
Peringatan Keras Gubernur Luthfi untuk Kepala Daerah, OTT KPK Cukup Pati dan Pekalongan!
-
Pengusaha dan Pelindo Antisipasi Kepadatan Logistik Jelang Lebaran Meningkat
-
Jawa Tengah Bersiap Sambut 'Serbuan' Pemudik Lebaran 2026: Antara Kerinduan dan Kesiapan Darurat
-
Semen Gresik Gelar Berkah Ramadan Bersama Masyarakat Enam Desa di Rembang dan Blora
-
Buka Puasa Makin Seru, Transaksi QRIS BRImo di Kenangan Brands Dapat Cashback 40%