- Joko Susilo membuktikan bisnis bisa dibangun tanpa resign dengan modal kecil dan manajemen waktu baik.
- Ia menekankan pentingnya memisahkan uang pribadi, terus belajar, dan berkolaborasi dengan orang tepat.
- Bisnis harus halal, bermanfaat, dan berlandaskan nilai kuat agar membawa berkah serta bertahan jangka panjang.
5. Kolaborasi lebih baik daripada sendirian
Joko percaya bahwa kolaborasi mempercepat pertumbuhan bisnis. Ia menggandeng partner yang ahli di bidang berbeda ada yang fokus di operasional, ada yang menangani marketing.
Dengan sistem kerja seperti ini, setiap orang bisa fokus pada keahliannya. Bahkan untuk pendanaan, ia memilih kolaborasi dengan investor yang memiliki modal dan membagi hasil secara adil, tanpa harus berutang ke bank.
6. Bangun bisnis yang halal dan berlandaskan nilai kuat
Dalam bisnis kulinernya, Ayam Loncat, Joko menjaga betul kehalalan bahan dan kualitas rasa. Semua produk melalui proses seleksi ketat dan telah bersertifikat halal. Ia juga memastikan tempat makannya nyaman dan harga tetap terjangkau agar pelanggan merasa puas.
Baginya, kejujuran dan kualitas bukan strategi marketing tapi fondasi utama agar bisnis bisa bertahan lama.
7. Jadikan bisnis sebagai ladang manfaat, bukan sekadar penghasilan
Kini, bisnis Joko mempekerjakan lebih dari 50 orang di bidang online dan kuliner. Ia merasa bersyukur bisa memberi peluang kerja bagi banyak orang. Bagi Joko, bisnis bukan sekadar mencari untung, tapi juga menjadi jalan untuk memberi manfaat dan membuka rezeki bagi orang lain.
Ia percaya, jika niatnya baik, keberkahan akan datang dari berbagai arah.
Baca Juga: Ancaman Tersembunyi di Layar: Media Sosial Picu Krisis Konsentrasi, hingga Kekerasan Anak di Jateng
Membangun bisnis tidak harus dengan cara ekstrem seperti langsung resign. Justru dengan tetap bekerja, kamu punya landasan finansial yang stabil untuk mengembangkan usahamu tanpa tekanan.
Mulailah dari yang kecil, gunakan waktu luang dengan bijak, belajar dari komunitas, dan bangun fondasi bisnis yang kuat. Kalau kamu konsisten dan disiplin seperti Joko, pada waktunya kamu akan tahu kapan saat yang tepat untuk benar-benar fokus pada bisnismu sendiri.
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
BRI DPLK: Cara Buka Dana Pensiun dan Aktifkan Autopayment di BRImo
-
Polisi Libatkan Densus 88 dan Jatanras Usut Pembakaran Warung Mi dan Babi di Sukoharjo
-
Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu
-
20 Ribu Prompt Belum Tentu Jadi Hak Cipta, Pakar Soroti Batas Karya AI
-
UU Ketenagakerjaan Dikejar Deadline, Akademisi Soroti Minimnya Riset Empiris