- Indosat Jawa Tengah & DIY menambah hampir 550 BTS 4G, mendekati target 100% NCP pada akhir 2025.
- Jumlah pelanggan Indosat di Jawa Tengah & DIY mencapai 15,4 juta, menjadi kontributor terbesar nasional.
- Indosat secara nasional mencatat pendapatan Rp14,052 triliun dan fokus pada transformasi berbasis AI.
SuaraJawaTengah.id - Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) menunjukkan komitmen kuatnya dalam memperluas jangkauan jaringan di Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Tengah dan DIY.
Berdasarkan data hingga kuartal III 2025, Indosat Region Jawa Tengah & DIY menjadi penyumbang pelanggan terbesar secara nasional dengan 15,4 juta pengguna.
Angka ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat di wilayah tersebut terhadap layanan Indosat. Dengan pertumbuhan pelanggan yang signifikan, Indosat bergerak cepat untuk memenuhi kebutuhan konektivitas yang semakin meningkat.
"Target Network Coverage Population (NCP) di region ini sebesar 100% pada akhir tahun 2025," kata Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison dari keterangan tertulis pada Kamis (30/10/2025).
Untuk mencapai target ambisius tersebut, Indosat telah melakukan investasi besar-besaran dalam infrastruktur jaringan.
Dalam kurun waktu hanya tiga bulan, yakni dari Juni hingga September 2025, Indosat telah menambah hampir 550 BTS 4G baru di Jawa Tengah dan DIY.
Total BTS 4G di region ini kini mencapai lebih dari 27.300 unit per akhir September 2025. Penambahan infrastruktur ini menjadi bukti nyata keseriusan Indosat dalam memastikan seluruh lapisan masyarakat di Jawa Tengah dapat menikmati akses internet berkualitas.
Saat ini, NCP Indosat di region Jawa Tengah & DIY telah mencapai 99%, mendekati target 100% yang dicanangkan pada akhir tahun ini.
Secara nasional, PT Indosat Tbk (IOH) juga mencatatkan kinerja keuangan yang tangguh dan pertumbuhan stabil di kuartal ketiga tahun 2025.
Baca Juga: Kontroversi Gelar Pahlawan Soeharto Jadi Sorotan, Mensos: Sudah Penuhi Syarat, Pro Kontra Wajar
Indosat berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp14,052 triliun, tumbuh 3,8% dibandingkan kuartal sebelumnya.
Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan di seluruh lini bisnis utama, termasuk Seluler, Multimedia, Data Communications, Internet (MIDI), serta Telekomunikasi Tetap.
Laba yang Dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk yang dinormalisasi turut melonjak 29,1% menjadi Rp1,32 triliun, sejalan dengan pertumbuhan EBITDA yang mencapai Rp6,49 triliun.
"Tantangan ekonomi mendorong kami untuk terus adaptif dan fokus pada hal yang paling penting, yakni pelanggan kami," kata Vikram Sinha.
Ia menambahkan bahwa melalui transformasi berbasis AI, Indosat membuka perspektif baru dalam penciptaan nilai dan pengalaman digital.
Indosat juga terus mempercepat transformasi berbasis AI untuk menghadirkan inovasi yang memberikan nilai nyata bagi pelanggan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Desain Final Stadion Kendal Tornado FC Dirilis, Pembangunan Dimulai Tahun Depan
-
Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak
-
Ancaman Megathrust di Wisata Jateng, Sarif Abdillah Desak Hotel dan Destinasi Punya Standar Mitigasi
-
Bikin Bangga Indonesia! Inovasi Kelas Dunia Antarkan Semen Gresik Raih 4 Bintang di APQO 2026
-
BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya