- Fokus pada akuisisi QRIS/EDC untuk pembayaran SPP non-tunai dan transparansi transaksi sekolah.
- BRI menggunakan rekening Junio, Qlola, dan BRImo untuk memperkuat ekosistem digitalisasi keuangan sekolah.
- Kolaborasi ini jadi langkah nyata BRI dukung literasi keuangan & EduTech di lingkungan pendidikan sejak dini.
SuaraJawaTengah.id - Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui Kantor Cabang Semarang Sudiarto menunjukkan komitmen strategisnya dalam mengakselerasi transformasi digital di sektor pendidikan.
Komitmen ini diwujudkan dengan partisipasi aktif pada acara Open Art Exhibition yang diselenggarakan oleh SD IT Al Firdaus Gedawang, Banyumanik.
Kegiatan ini bukan sekadar ajang promosi, tetapi momentum penting bagi BRI untuk memperkuat kolaborasi dengan dunia pendidikan sekaligus memperluas jangkauan ekosistem layanan perbankan digital yang modern di lingkungan sekolah.
Langkah BRI ini sejalan dengan tuntutan digitalisasi yang kini merambah seluruh aspek kehidupan, termasuk sistem pembayaran di lembaga pendidikan.
Dalam acara tersebut, BRI menjalankan berbagai inisiatif layanan keuangan yang berfokus pada kemudahan transaksi dan transparansi.
Akuisisi penggunaan QRIS dan EDC sebagai sarana pembayaran uang sekolah (SPP) menjadi fokus utama. Sistem pembayaran non-tunai ini memberikan kemudahan bagi wali murid dan juga menjamin pencatatan transaksi yang lebih akuntabel bagi pihak sekolah.
Tidak hanya itu, untuk menanamkan literasi keuangan sejak usia dini, BRI juga berhasil mengakuisisi pembukaan rekening bundling anak Junio bagi 15 wali murid. Upaya ini diharapkan dapat membantu orang tua dalam mengelola keuangan pendidikan anak secara terencana.
Selain itu, aspek ekonomi kreatif yang hadir dalam acara tersebut juga terdigitalisasi, di mana BRI berhasil mengakuisisi rekening dan QRIS bagi 25 tenant bazar yang turut meramaikan Open Art Exhibition, memastikan seluruh transaksi di area sekolah dilakukan secara non-tunai.
Kedalaman kemitraan antara BRI dan SD IT Al Firdaus Gedawang serta Yayasan Al Firdaus telah terjalin kuat.
Baca Juga: Akhirnya Ditemukan: Kisah Pilu Pencarian Mahasiswa UIN Walisongo yang Hanyut di Sungai Jolinggo
Kedua institusi ini telah menjadi nasabah setia BRI dengan sejumlah produk canggih yang aktif digunakan, mencakup rekening operasional sekolah dan yayasan, rekening payroll guru dan karyawan, Qlola Internet Banking, Qlola CMS, dan aplikasi BRImo.
Penggunaan produk seperti Qlola CMS memungkinkan manajemen keuangan yayasan dan sekolah dilakukan secara terpusat, efisien, dan aman, menegaskan posisi BRI sebagai mitra bank utama dalam ekosistem EduTech di Semarang.
Manajer BRI Semarang Sudiarto, Sanie Febriyanti, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan BRI terhadap dunia pendidikan dan upaya adopsi teknologi.
"Kami tidak hanya hadir sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra strategis bagi sekolah dalam membangun ekosistem transaksi yang modern, aman, dan efisien. Melalui layanan digital seperti QRIS, EDC, dan bundling rekening anak, kami berharap kegiatan di lingkungan sekolah dapat berjalan lebih mudah dan transparan,” ujar Sanie dikutip dari keterangan tertulis pada Minggu (9/11/2025).
Sementara itu, inisiatif ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Kepala Sekolah SD IT Al Firdaus Gedawang, Rizal Fitroni, mengapresiasi langkah BRI yang turut mendukung kegiatan sekolah sekaligus memberikan edukasi finansial sejak dini bagi siswa.
“Kami berterima kasih atas dukungan BRI yang tidak hanya membantu dalam hal layanan keuangan, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi sekolah dan para orang tua. Dengan adanya layanan perbankan digital, kami semakin dimudahkan dalam transaksi dan semakin termotivasi untuk menumbuhkan literasi keuangan di lingkungan sekolah,” ungkap Rizal.
Ke depan, potensi pengembangan kerja sama akan terus dibuka. BRI menargetkan perluasan layanan perbankan digital ini kepada seluruh wali murid yang belum terakuisisi, serta mencakup unit sekolah lain di bawah naungan Yayasan Al Firdaus.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi model percontohan bagi sekolah-sekolah lain di Jawa Tengah untuk mengadopsi sistem perbankan digital terintegrasi, yang pada akhirnya akan mempercepat terbentuknya kebiasaan transaksi non-tunai yang aman dan modern di masyarakat sejak usia dini. BRI berkomitmen untuk terus menjadi pendorong utama inklusi keuangan dan digitalisasi di sektor pendidikan Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Iran Hancurkan Radar FP132 AS di Qatar, Amerika Kini 'Buta' dari Serangan Rudal Balistik?
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran
-
AS dan Israel Bom Sekolah Khusus Putri di Iran, 36 Siswi Tewas
-
Pernyataan Resmi Kemlu RI soal Serangan AS-Israel ke Iran: Indonesia Siap Fasilitasi Dialog
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
Terkini
-
Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
-
Waktu Buka Puasa di Semarang Hari Ini 27 Februari 2026, Lengkap dengan Bacaan Doa
-
7 Fakta Banjir Semarang 2026: Motor Nyaris Hanyut di Kawasan Industri Candi
-
Mudik Gratis Bulog 2026 Resmi, Ini Rute Jawa Tengah dan Jogja serta Cara Daftarnya
-
Wuling Gempur Semarang: SUV Canggih Eksion Jadi Bintang!