Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 27 Februari 2026 | 10:52 WIB
Detik-detik warga meyelamatkan motor yang terbawa arus bannjir di Semarang. [Instagram/@infokejadian_semarang]
Baca 10 detik
  • Banjir Semarang terjadi Kamis sore di Ngaliyan dipicu hujan deras, mencapai ketinggian 50 sentimeter, lalu cepat surut.
  • Titik terparah dekat kantor polisi, di mana sebuah motor nyaris terseret arus dan kejadiannya viral di media sosial.
  • Dugaan penyebab banjir meliputi curah hujan tinggi dan belum terlaksananya pengerukan sungai secara berkala tahun ini.

SuaraJawaTengah.id - Banjir Semarang 2026 kembali menjadi perhatian publik setelah hujan deras mengguyur wilayah Ngaliyan pada Kamis sore. Kawasan Industri Candi (KIC) menjadi salah satu titik terdampak paling parah.

Bahkan, sebuah sepeda motor sempat terseret arus dan hampir hanyut di dekat kantor polisi setempat. Video kejadian ini viral di media sosial dan memicu kekhawatiran warga.

Berikut 7 fakta penting terkait banjir di Kawasan Industri Candi yang perlu Anda ketahui.

1. Hujan Deras Jadi Pemicu Utama

Banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan sejak sore hari. Langit mulai mendung sekitar pukul 15.30 WIB, lalu hujan turun deras sekitar pukul 15.45 WIB.

Kapolsek Ngaliyan menyebut hujan memang sangat deras dan menjadi penyebab utama meluapnya air ke jalan. Banjir muncul saat hujan berada di puncaknya dan langsung berangsur surut setelah hujan reda menjelang magrib.

2. Ketinggian Air Capai 50 Sentimeter

Saat banjir mencapai titik terparah, ketinggian air diperkirakan mencapai sekitar 50 sentimeter atau di bawah lutut orang dewasa.

Meski terlihat cukup tinggi, genangan ini tidak berlangsung lama. Air surut dengan cepat setelah hujan berhenti. Tidak ditemukan lumpur tebal, hanya aliran air deras yang melintas di jalan kawasan industri.

Baca Juga: Jangan Sampai Terlambat! Ini Waktu Buka Puasa di Semarang 25 Februari 2026

3. Motor Nyaris Hanyut dan Viral di Media Sosial

Peristiwa yang paling menyita perhatian adalah sepeda motor yang terseret arus. Kejadian tersebut terjadi di dekat kantor polisi kawasan tersebut.

Video yang diunggah akun Instagram lokal menunjukkan beberapa warga berusaha menarik motor agar tidak terbawa arus lebih jauh. Beruntung, kendaraan itu tidak hanyut jauh dan berhasil diamankan oleh pemiliknya. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

 "Wadaw, motore kenter lur, lokasi di Kawasan. Industri Candi cedak Victoria Care. Sore ini hujan makjegagik deres banget, banyune auto mak wes menerjang 2 motor," tulis akun @infokejadian_semarang, Kamis (26/2/2026).     

4. Titik Terparah di Depan Kantor Polisi

Menurut salah satu pekerja di KIC, titik banjir paling parah berada di sekitar kantor polisi atau Blok 8.

Lokasi ini memiliki kontur jalan yang lebih rendah dan berbentuk cekung. Air dari blok yang lebih tinggi seperti Blok 10 dan Blok 12 mengalir turun dan berkumpul di titik tersebut. Akibatnya, arus air terlihat seperti aliran sungai kecil berwarna cokelat yang cukup deras.

5. Listrik Sempat Padam Akibat Ledakan Trafo

Banjir Kawasan Industri Candi juga berdampak pada pasokan listrik. Sekitar pukul 16.00 WIB, listrik di beberapa blok sempat mengalami gangguan.

Saksi menyebut listrik sempat nyala-mati sebelum terdengar suara ledakan dari trafo di perempatan bawah pabrik herboris. Setelah ledakan tersebut, listrik padam total di sejumlah area. Situasi ini membuat aktivitas industri sempat terganggu.

6. Dugaan Penyebab: Pendangkalan Sungai

Selain faktor hujan ekstrem, dugaan penyebab lain adalah pendangkalan sungai di sekitar kawasan tersebut.

Biasanya dilakukan pengerukan sungai secara berkala untuk mencegah luapan air saat hujan deras. Namun tahun ini pengerukan disebut belum dilakukan. Kombinasi antara curah hujan tinggi dan sistem drainase yang kurang optimal diduga mempercepat terjadinya genangan.

7. Tidak Ada Korban dan Pabrik Tetap Aman

Meski sempat membuat panik, banjir ini tidak sampai masuk ke dalam area pabrik. Tidak ada korban jiwa maupun kerusakan besar yang dilaporkan.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya pekerja di wilayah Ngaliyan, agar lebih waspada saat hujan deras disertai angin kencang. Jika hujan sangat lebat, disarankan untuk menunda perjalanan dan berteduh terlebih dahulu.

Banjir Semarang 2026 di Kawasan Industri Candi menjadi pengingat bahwa hujan ekstrem dapat memicu genangan dalam waktu singkat, terutama di wilayah dengan kontur rendah dan sistem drainase yang belum optimal.

Beberapa langkah antisipasi yang bisa dilakukan antara lain:

  • Pengerukan sungai secara rutin
  • Perbaikan sistem drainase
  • Pemetaan ulang titik rawan genangan
  • Peningkatan kewaspadaan saat hujan deras 

Meski genangan cepat surut dan tidak menimbulkan korban, peristiwa ini menunjukkan pentingnya mitigasi risiko di kawasan industri yang memiliki mobilitas tinggi setiap hari.

Kontributor : Dinar Oktarini

Load More