- VinFast putar balik tradisi, beri kontrol desain EV ke masyarakat Indonesia melalui "Suaramu Penentu Langkah Kami".
- Inisiatif ini didukung total hadiah Rp1,335 miliar dan disorot juri sebagai pemberdayaan sejati konsumen.
- Komitmen diperkuat pabrik Subang, ekosistem EV, dan skema langganan baterai 'seumur hidup'.
SuaraJawaTengah.id - Di panggung global, cerita tentang industri otomotif biasanya berjalan satu arah: perusahaan besar merancang, memproduksi, lalu menjual.
Konsumen hanya menunggu dan membeli. Namun, VinFast, produsen kendaraan listrik (EV) asal Vietnam, datang ke Indonesia pada Oktober 2025 dengan niat memutar balik naskah konvensional tersebut.
Mereka tidak datang sebagai penentu, melainkan sebagai mitra.
Inilah kisah peluncuran program “Suaramu Penentu Langkah Kami” (Your Voice, Our Future), sebuah inisiatif nasional yang untuk pertama kalinya dalam sejarah otomotif di Indonesia, memberi kesempatan kepada masyarakat luas untuk menjadi co-creator dalam menentukan desain mobil listrik masa depan VinFast.
Langkah ini adalah manifestasi sejati dari filosofi Customer-Centricity perusahaan.
Kariyanto Hardjosoemarto, CEO VinFast Indonesia, dengan tegas menjelaskan makna di balik inisiatif ini.
"Berlandaskan filosofi yang berpusat pada pelanggan, VinFast berharap masyarakat Indonesia dapat menjadi co-creator dalam menghadirkan kendaraan listrik masa depan dengan memilih desain yang paling mewakili aspirasi mereka. Kami percaya setiap suara dan pendapat dari masyarakat memiliki kekuatan untuk menginspirasi inovasi. 'Suaramu Penentu Langkah Kami' menjadi wujud komitmen VinFast untuk terus mendengarkan, memberdayakan, dan mengajak masyarakat Indonesia berperan dalam transisi menuju mobilitas hijau," kata Kariyanto dikutip dari keterangan tertulis pada Minggu (9/11/2025).
Kompetisi ini bukan sekadar jajak pendapat biasa. VinFast menampilkan seluruh rancangan desain terbaru untuk jajaran kendaraan listrik mereka, mulai dari VF 5, VF 6, VF 7, VF 8, hingga VF 9, yang merupakan hasil kolaborasi tim desain global dengan studio internasional ternama.
Konsumen disuguhkan sketsa detail eksterior dan interior beresolusi tinggi.
Baca Juga: DPRD Jateng Gencar Cari Solusi Pengelolaan Sampah, Mungkinkah TPST 3R Jadi Alternatif?
Lebih dari sekadar voting, masyarakat juga didorong untuk mengirimkan ide atau desain karya pribadi, menjadikannya sumber referensi berharga bagi tim VinFast untuk pengembangan model produksi masa depan.
Total hadiah yang ditawarkan untuk inisiatif ini mencapai nilai yang menggiurkan, Rp1,335 miliar, sebuah angka yang menunjukkan keseriusan VinFast dalam menghargai kontribusi publik.
Proses penentuan pilihan masyarakat ini dikawal oleh Dewan Juri yang kredibel, terdiri dari tokoh media, budaya, dan otomotif Indonesia.
Kehadiran nama-nama seperti Munawar Chalil (Pemimpin Redaksi Carvaganza), perwakilan IAM Auto Modified, MotoMobi, Gofar Hilman, dan Revy Vamella memastikan proses seleksi berjalan transparan dan mencerminkan selera lokal.
Munawar Chalil, salah satu juri, menyatakan apresiasinya terhadap langkah berani ini. “Saya sangat mengapresiasi langkah VinFast memberdayakan konsumen sejak tahap awal desain,” ujarnya.
“Ini bukan sekadar bentuk penghormatan terhadap selera lokal, tetapi menunjukkan visi global yang mengedepankan kolaborasi dan penciptaan bersama, bukan sekadar penetrasi pasar. Pendekatan seperti ini jarang ditemui di industri otomotif Indonesia, dan ternyata mendapat sambutan yang sangat positif dari publik."
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Lampu Kuning Pajak Kudus: Target Rp335 Miliar, Tiga Bulan Pertama Masih 'Ngos-ngosan'
-
Pajak Kendaraan Tanpa KTP di Jateng Apakah Bisa? Begini Caranya
-
Duka Pernikahan di Demak, 7 Fakta Ibu Mempelai Wafat 2 Jam Menjelang Akad
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang