- BMKG mengeluarkan peringatan dini pada Jumat (14/11/2025) mengenai potensi cuaca ekstrem yang meliputi Semarang.
- Prakiraan BMKG menyebutkan Semarang akan mengalami hujan ringan, suhu panas maksimum mencapai 33 derajat Celsius, dan ancaman banjir rob.
- Cuaca ekstrem ini dipicu dinamika atmosfer, seperti siklonik di Samudera Hindia dan Bibit Siklon Tropis 91W di perairan Filipina.
SuaraJawaTengah.id - Semarang, sebuah kota yang dikenal dengan pesona pesisirnya, kini berada dalam bayang-bayang ancaman cuaca ekstrem.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat Semarang untuk mewaspadai potensi cuaca yang tidak menentu pada hari Jumat (14/11/2025).
Kondisi ini meliputi hujan berpetir, suhu panas maksimum yang menyengat, hingga ancaman banjir rob yang menghantui wilayah pesisir.
Prakirawan cuaca BMKG, Yohanes, dalam siaran daringnya, secara spesifik menyebut Semarang sebagai salah satu kota yang berpotensi diguyur hujan berintensitas ringan.
Namun, peringatan tidak berhenti di situ. Kota Lumpia ini juga diprediksi akan mengalami suhu panas maksimum yang mencapai 33 derajat Celcius pada siang hari.
Bayangkan, setelah diguyur hujan ringan, warga Semarang harus bersiap menghadapi teriknya matahari yang menyengat. Perubahan suhu yang drastis ini tentu perlu diwaspadai, terutama bagi mereka yang memiliki aktivitas di luar ruangan.
Lebih lanjut, ancaman banjir rob juga menjadi perhatian serius bagi Semarang. BMKG mendeteksi potensi banjir rob di pesisir Jawa Tengah bagian utara, yang secara langsung mencakup wilayah pesisir Semarang.
"Kondisi cuaca tersebut dipengaruhi oleh sejumlah dinamika atmosfer dan faktor kelokalan," jelas Yohanes.
Dinamika ini meliputi sirkulasi siklonik di Samudera Hindia dan keberadaan Bibit Siklon Tropis 91W di perairan tenggara Filipina, yang secara tidak langsung memengaruhi pola cuaca di Indonesia, termasuk Semarang.
Baca Juga: Bank Mandiri Sinergikan UMKM dan Ekonomi Kreatif, Ayo Rame-Rame ke Livin' Fest Semarang 2025!
Masyarakat Semarang diimbau untuk selalu memantau informasi terbaru dari BMKG dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan.
Pastikan saluran air tidak tersumbat untuk mengurangi risiko genangan air, siapkan payung atau jas hujan, serta hindari aktivitas di luar ruangan saat cuaca ekstrem melanda. Bagi warga yang tinggal di wilayah pesisir, kewaspadaan terhadap potensi banjir rob harus ditingkatkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Stop Antre! BI Siapkan Rp26,3 T Uang Baru di Jateng, Wajib Pesan Online Dulu
-
Dompet Warga Jateng Menjerit! Tagihan Listrik dan Harga Beras Meroket, Inflasi Tembus 4,43 Persen
-
Tragedi Razia Sabung Ayam di Tegal: 7 Fakta Ditemukannya Korban Tenggelam di Sungai Ketiwon
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Operasi Fraktur Tangan Berjalan Lancar, Kushedya Hari Yudo Kini Fokus Pemulihan