- Tim SAR gabungan menemukan total tujuh korban tewas dan potongan tubuh di Desa Pandanarum pada Kamis (20/11/2025).
- Dari tujuh korban yang ditemukan, tiga jenazah sudah berhasil diidentifikasi bernama Esiah, Karti, dan Maruni.
- Longsor terjadi Minggu (16/11) akibat hujan lebat; total sudah sembilan korban meninggal ditemukan hingga saat ini.
SuaraJawaTengah.id - Tim SAR gabungan menemukan lima jenazah dan dua potongan tubuh korban tanah longsor di Desa Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, dalam proses pencarian, Kamis (20/11/2025).
Kepala Kantor SAR Semarang Budiono mengatakan tujuh korban ditemukan dalam proses pencarian di sektor A dan C
Menurut dia, tiga jenazah yang telah teridentifikasi masing-masing atas nama Esiah, Karti, dan Maruni.
"Untuk dua lainnya masih belum teridentifikasi," kata Budiono melansir ANTARA, Kamis (20/11/2025).
Proses evakuasi, lanjut dia, didukung dengan 12 alat berat.
Adapun untuk sektor B, kata dia, petugas masih fokus pada penyodetan genangan air.
"Informasinya akan ditambah alat berat sehingga proses pencarian diharapkan dapat lebih cepat," katanya.
Sebelumnya, tanah longsor melanda Desa Pandanarum pada Minggu (16/11) yang diduga dipicu oleh curah hujan sangat tinggi yang mengguyur wilayah perbukitan selama beberapa jam.
Puluhan orang dilaporkan hilang akibat tertimbun material longsor.
Baca Juga: Update Longsor Cilacap: Bocah 6 Tahun Ditemukan, 17 Korban Masih Tertimbun 8 Meter
Hingga hari ini sudah sembilan korban yang ditemukan meninggal dunia, di mana dua di antaranya berupa temuan bagian tubuh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Lampu Kuning Pajak Kudus: Target Rp335 Miliar, Tiga Bulan Pertama Masih 'Ngos-ngosan'
-
Pajak Kendaraan Tanpa KTP di Jateng Apakah Bisa? Begini Caranya
-
Duka Pernikahan di Demak, 7 Fakta Ibu Mempelai Wafat 2 Jam Menjelang Akad
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang