- Dosen Untag Semarang, Dwinanda Linchia Levi (35), ditemukan meninggal dunia tanpa busana di kamar hotel pada Senin, 17 November 2025.
- Kematian korban dianggap janggal meskipun terdapat riwayat penyakit, sehingga keluarga meminta autopsi menyeluruh oleh pihak berwenang.
- Seorang perwira polisi berpangkat AKBP B terlibat dalam hubungan asmara dengan korban dan dikenai sanksi penempatan khusus 20 hari.
SuaraJawaTengah.id - Kematian dosen Hukum Pidana Universitas 17 Agustus (Untag) Semarang, Dwinanda Linchia Levi (35), di sebuah kamar hotel di kawasan Gajahmungkur, mengejutkan banyak pihak, termasuk para alumni yang mengenal dekat sosok dosen tersebut.
Bagi Jansen Henry Kurniawan, kabar kematian dosen yang pernah membimbingnya menyusun skirpsi itu terasa menggetarkan.
Dia makin syok ketika mengetahui sang dosen ditemukan tanpa busana dan tergeletak di lantai kamar hotel bersama seorang perwira polisi berpangkat AKBP yang bertugas di Polda Jawa Tengah (Jateng), Senin (17/11/2025).
"Jujur saya sangat terkejut. Saya mendapat informasi bahwa kematiannya tidak wajar, itu sebabnya saya merasa perlu bersuara," ujar Jansen saat dihubungi SuaraJawaTengah, Jumat (21/11/2025).
Levi sapaan akrab sang dosen, di mata Jansen dikenal sebagai sosok yang sangat membantu selama penyusunan tugas akhir. Karena itu, kematian yang penuh kejanggalan tersebut membuatnya geram.
Jansen mengenang saat proses bimbingan skripsi, Levi disebut pernah membanggakan dan memamerkan kedekatannya dengan seorang polisi berinisial AKBP B.
Namun saat itu, ia tidak menyinggung adanya hubungan khusus di antara mereka.
"Bu Levi tau saya suka demo (unjuk rasa), beliau pernah bilang 'Jansen kamu suka demo ya'. Kebetulan ibu punya teman (polisi)," tutur Jansen menirukan perkataan dosennya tersebut.
"Teman ibu itu menjabat sebagai Kasubdit Dalmas Polda Jateng. Bisa jadi kalian sering ketemu di lapangan karena beliau berurusan dengan tugas pengendalian massa," paparnya.
Baca Juga: Kematian Janggal Dosen Untag: Pamen Polda Jateng Jadi Saksi Kunci, Kini Jalani Patsus
Meski Polda Jateng yang akhirnya telah menyampaikan adanya hubungan asmara di antara keduanya, Jansen tetap memilih berhati-hati dan enggan ikut berspekulasi.
Mendekati usia kepala empat, Levi masih dikenal sebagai perempuan lajang. Selama dua tahun terakhir ia tinggal di sebuah kamar hotel, sementara kedekatannya dengan AKBP B justru memunculkan banyak tanda tanya besar.
Sebelum ditemukan meninggal, Levi dikabarkan tengah sakit dan secara rutin perobat di Rumah Sakit Telogorejo pada 15-16 November 2025. Pemeriksaan terakhir menunjukkan tekanan darahnya mencapai 190, sementara kadar gulanya menembus angka 600.
Polisi yang menangani jenazah Levi menyatakan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Namun kondisi kematiannya dianggap janggal karena ia ditemukan tanpa busana di kamar hotel. Atas dasar itu, keluarga memutuskan untuk melakukan autopsi di RSUP dr. Kariadi.
"Kami menuntut agar kepolisian mengusut kasus ini secara tuntas. Lakukan proses hukum yang transparan dan objektif. Jangan melindungi oknum untuk menjaga marwah institusi," tegasnya Jansen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong
- Menyakitkan Para Pencari Kerja, Guru Besar UGM: Perbuatan Gibran Tercela, Harus Diselesaikan
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
Terkini
-
Sebelum Proyek Giant Sea Wall Dimulai, Pemerintah Bersiap Tanam Mangrove Massal di Demak
-
Java United Butuh Dukungan di Jatidiri, Tiket Lawan Borneo FC Dipangkas Jadi Rp27 Ribu
-
Buntut Viral Video Penyalahgunaaan Narkoba, 125 Narapidana Rutan Depok Dipindah ke Nusakambangan
-
Yoyok Sukawi Mundur Jelang KLB, Suksesi PSSI Jateng Makin Penuh Tanda Tanya
-
Bau Busuk di Gedung Kosong Kendal, Pria Terborgol Ditemukan Tewas