- Langkah penting saat banjir meliputi melindungi kaki dari air tercemar kuman dan memindahkan barang berharga dari area rendah.
- Prioritaskan pengamanan sumber listrik dengan menaikkan stop kontak atau mematikan aliran dari MCB demi keselamatan.
- Setelah air surut, lakukan pembersihan lumpur segera dan pastikan semua barang elektronik benar-benar kering sebelum dinyalakan.
SuaraJawaTengah.id - Banjir adalah bencana alam yang sering melanda berbagai wilayah di Indonesia. Ketika air sudah masuk ke dalam rumah, kebingungan dan rasa panik sering muncul karena harus memikirkan keselamatan seluruh anggota keluarga serta barang barang berharga.
Tidak sedikit orang yang baru menyadari langkah apa yang harus dilakukan ketika air sudah mulai meninggi dan merendam bagian dalam rumah.
Berikut langkah langkah yang dapat membantu menghadapi banjir di dalam rumah.
1. Jaga kaki tetap terlindungi
Air banjir sering bercampur dengan limbah, kuman, serta hewan yang berbahaya. Hindari kontak langsung dengan menggunakan pelindung kaki seperti sepatu bot atau plastik tebal.
Upaya ini membantu mencegah infeksi kulit dan penyakit seperti leptospirosis yang bisa masuk melalui luka kecil atau lecet di kulit.
2. Pindahkan barang dari lantai bawah
Segera selamatkan barang barang yang berada di posisi rendah seperti perangkat elektronik, dokumen penting, buku, dan perabot kecil agar tidak terendam.
Waktu sangat penting pada fase awal banjir, sehingga memprioritaskan barang barang penting akan mengurangi kerusakan dan beban pemulihan setelah air surut.
Baca Juga: Bukan Hanya Surplus! Ini Komitmen Gubernur Luthfi untuk Jadikan Jateng 'Benteng' Pangan Nasional
3. Amankan sumber listrik
Bahaya terbesar dalam banjir adalah risiko sengatan listrik. Naikkan stop kontak dan kabel sambungan ke tempat yang lebih tinggi. Jika air terus meningkat, matikan aliran listrik dari MCB untuk mencegah korsleting. Keselamatan harus diprioritaskan dibanding mempertahankan akses listrik.
4. Selamatkan tanaman hias
Bagi pecinta tanaman, genangan air yang terlalu lama dapat merusak akar dan membuat tanaman mati. Pindahkan tanaman ke wadah atau ember besar agar tetap aman dan bisa dirawat kembali setelah situasi membaik.
5. Tegakkan kasur agar tidak basah
Kasur yang terendam akan menyerap air dalam jumlah besar dan sangat sulit dikeringkan. Tegakkan kasur ke dinding dan beri penyangga seperti galon kosong agar tidak jatuh. Cara sederhana ini menjaga kasur tetap kering dan siap dipakai setelah kondisi kembali normal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Waisak 2026 di Borobudur Diprediksi Membludak: 33 Ribu Umat Siap Padati Kawasan Candi
-
Intip Spesifikasi Indomobil QT: Motor Listrik Rp15 Jutaan Cocok Buat Pelajar di Semarang
-
Galaxy AI di Samsung Galaxy S26 Series untuk AI Photo dan Video Editing Seperti Content Creator
-
Sarif Abdillah: Negara Harus Bela Nelayan Kecil Soal Solar Subsidi
-
Ahmad Luthfi Ancam 'Sikat Habis' Tambang Ilegal di Jateng Tanpa Pandang Bulu