Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang dalam pengarahannya di acara Koordinasi dan Evaluasi Program MBG di Hotel Aston Cilacap, Jumat, 5 Desember 2025. [Dok BGN]
Baca 10 detik
- Badan Gizi Nasional (BGN) melarang pemecatan relawan dapur Makan Bergizi Gratis meskipun terjadi pengurangan penerima manfaat.
- Pengurangan penerima manfaat di beberapa wilayah, seperti Banyumas, disebabkan munculnya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) baru secara tidak wajar.
- Honor relawan dapur dapat diatasi melalui mekanisme penggantian biaya riil atau *at cost* sesuai aturan BGN.
Tenaga pendidik, termasuk guru sekolah negeri, tenaga honorer, guru swasta, ustadz pesantren, maupun santri di pesantren salaf yang tidak berafiliasi dengan Kementerian Agama, kader PKK dan Posyandu juga menjadi penerima manfaat MBG.
“Ketika program MBG ini dirancang, Pak Prabowo ingin seluruh siswa bisa makan makanan bergizi agar tumbuh dan berkembang dengan baik. Jangan sampai ada anak Indonesia yang tidak bisa makan. Beliau bahkan menginginkan agar semua orang miskin, disabilitas, para lansia, anak-anak putus sekolah, anak jalanan, anak-anak pemulung, semua menjadi penerima MBG,” kata Nanik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Fokus Sektor Produktif, BRI Salurkan KUR ke 3,8 Juta Debitur pada 2025
-
Kisah Pedagang Rombengan Rejowinangun, Bertahan di Pasar yang Sepi
-
BRI Cepu Genjot Edukasi QRIS, Kunci UMKM Naik Kelas di Era Digital dan Raih Pasar Lebih Luas
-
Gubernur Luthfi Desak Pemulihan Cepat Pascabencana Pemalang: Pastikan Korban Terlayani
-
BRI Semarang Pattimura Salurkan Bantuan Peralatan untuk Kelompok Difabel, Dorong Kemandirian Ekonomi