- Indosat Ooredoo Hutchison meluncurkan layanan 5G berbasis AI di Kota Semarang untuk mengantisipasi lonjakan trafik selama periode Nataru.
- Teknologi AiVolusi 5G Indosat menggunakan AI untuk optimalisasi jaringan, transfer trafik 4G ke 5G, dan menangkal penipuan daring.
- Saat ini, cakupan 5G Indosat di Jawa Tengah dan DIY mencakup 22 kecamatan dengan total 260 BTS 5G.
SuaraJawaTengah.id - Menyambut lonjakan trafik telekomunikasi selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) memastikan kesiapan jaringannya dengan meluncurkan layanan 5G berbasis Artificial Intelligence (AI) di Kota Semarang.
Ekspansi ini merupakan bagian dari komitmen Indosat untuk memperluas konektivitas digital super cepat yang lebih cerdas dan aman bagi masyarakat.
Peluncuran ini sekaligus menjawab permintaan publik yang menginginkan pemerataan jaringan 5G tidak hanya di kota-kota besar, tetapi juga hingga ke wilayah pedesaan.
Semarang menjadi kota terbaru yang merasakan teknologi "AiVolusi 5G".
Head Of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison, Fahd Yudhanegoro, menjelaskan bahwa teknologi ini membawa perubahan signifikan pada pengalaman digital pengguna.
Menurutnya, AI memainkan peran krusial dalam optimalisasi jaringan dan keamanan.
"5G awalnya hadir di kota solo. Kemudian berkembang ke seluruh indonesia. Dan kali ini ke Semarang," ujar Fahd di Semarang pada Selasa (9/12/2025).
Ia menambahkan, "AiVolusi 5G apa? Yaitu kami menggunakan teknologi AI khususnya untuk menyediakan jaringan, trafik perpindahan dari 4G ke 5G. Selain itu Ai juga kita terapkan untuk menangkal scam para pengguna Indosat."
Tidak hanya memberikan manfaat bagi pengguna individu, penguatan jaringan ini juga didedikasikan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital lokal.
Baca Juga: 7 Ide Jualan Minuman Segar di Tengah Cuaca Panas Ekstrem
"Selain itu kita bisa membantu UMKM, dengan akses jaringan yang cepat," tambah Fahd.
Evolusi Jaringan Hingga Keunggulan 5G Berbasis AI
Perkembangan teknologi jaringan seluler telah melalui perjalanan panjang.
Head of Teknology Java, Yose Novirianto, memaparkan evolusi ini dimulai dari era 1G pada 1980-an yang hanya memungkinkan panggilan suara analog.
Kemudian berlanjut ke 2G di tahun 1990-an yang memperkenalkan fitur SMS. Era 2000-an ditandai dengan kehadiran 3G yang membuka akses internet di perangkat seluler, disusul oleh 4G pada 2010-an dengan kecepatan yang jauh lebih tinggi.
Kini, teknologi terbaru 5G yang dikembangkan sejak 2020 menawarkan konektivitas superior. Yose menjelaskan bahwa AiVolusi 5G dari Indosat memiliki sejumlah keunggulan spesifik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 10 Lipstik Paling Laris di Shopee Indonesia, Brand Lokal Mendominasi
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
Dari Desa untuk Indonesia: BRI Perkuat Ekonomi Lokal Lewat Desa BRILiaN
-
SUV Gagah Berwibawa Cuma Rp30 Jutaan? Opel Blazer 'Overkill' Ini Jawabannya!
-
Pesta Rakyat Khataman API Tegalrejo, Dialog Pesantren dengan Budaya Modern
-
Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas 8 Halaman 135 Kurikulum Merdeka: Pengurangan Penggunaan Plastik
-
6 Fakta Kecelakaan Truk Tronton Tertabrak KA Gajayana di Kebumen