- Bank Raya mentransformasi PKL di Cluster Unggulan Sidodadi, Semarang, melalui program TJSL digitalisasi.
- Transformasi ini meliputi pemberian literasi keuangan dan perangkat perbankan canggih seperti fitur Saku Bisnis.
- Adopsi QRIS terintegrasi dan fitur Kasir memungkinkan pencatatan transaksi real-time serta pengelolaan dana efektif.
SuaraJawaTengah.id - Pemandangan pedagang kaki lima (PKL) yang repot dengan uang kembalian dan pembukuan manual perlahan mulai terkikis, setidaknya di Cluster Unggulan Sidodadi, Semarang.
Para pelaku usaha mikro di sana kini bertransformasi menjadi pebisnis modern yang mengelola keuangan langsung dari genggaman ponsel mereka.
Di balik perubahan signifikan ini ada peran Bank Raya, bank digital bagian dari BRI Group, yang secara konsisten menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan pendekatan berbeda: bukan sekadar memberi bantuan, tapi memberdayakan secara digital.
Melalui program TJSL di Cluster Unggulan Sidodadi, Bank Raya tidak hanya menyerahkan fasilitas pendukung usaha secara fisik, tetapi juga membekali para pedagang dengan 'senjata' utama di era digital: literasi keuangan dan perangkat perbankan canggih.
Cluster Sidodadi ini menjadi wilayah ke-8 yang merasakan sentuhan digitalisasi Bank Raya. Sebelumnya, program serupa telah sukses memberdayakan lebih dari 200 pelaku usaha di berbagai kota seperti Malang, Surakarta, Yogyakarta, hingga Bogor.
Ajeng Putri Hapsari, Corporate Secretary Bank Raya, mengungkapkan bahwa program ini dirancang untuk mendorong para pelaku usaha lokal agar benar-benar bisa naik kelas.
“Cluster Unggulan merupakan salah satu flagship program TJSL kami untuk memberdayakan pelaku usaha lokal agar dapat naik kelas dengan memanfaatkan bank digital, sehingga mereka dapat melayani pelanggan dengan lebih baik dan mengatur operasional usahanya dengan lebih efektif,” ujar Ajeng di Semarang, Jumat (12/12/2025).
Kunci dari transformasi ini terletak pada pendampingan intensif melalui Community Branch Bank Raya. Di sinilah para pedagang diajarkan cara memanfaatkan fitur-fitur yang dulu mungkin hanya akrab di telinga para pengusaha besar.
Salah satu andalannya adalah Saku Bisnis dalam aplikasi Raya. Fitur ini berfungsi layaknya manajer keuangan pribadi yang memungkinkan pedagang memisahkan dana usaha dan pribadi hingga ke lima 'saku' berbeda.
Baca Juga: 10 Rekomendasi Hidden Gem Semarang, Cocok untuk Liburan Akhir Tahun
Bahkan, fitur mass transfer memudahkan mereka membayar beberapa pemasok sekaligus hanya dalam satu kali klik.
Tak hanya itu, adopsi QRIS Bisnis yang terintegrasi langsung dengan aplikasi membuat setiap transaksi tercatat secara real-time. Pedagang langsung mendapat notifikasi, dan dana bisa dicairkan hingga empat kali dalam sehari.
Ini secara drastis mengurangi risiko salah hitung dan kehilangan uang tunai. Hingga September 2025, tercatat lebih dari 11.000 merchant di 23 kota telah memanfaatkan kemudahan ini.
“Melalui Community Branch, kami melakukan pendampingan usaha dan juga literasi keuangan secara rutin yang juga telah menjadi kewajiban kami sebagai bank digital untuk mendorong percepatan adopsi keuangan digital di masyarakat. Tidak hanya melalui cluster unggulan dan komunitas, tapi kami juga rutin melakukan literasi keuangan melalui sosial media untuk menjangkau masyarakat lebih luas,” tambah Ajeng.
Dengan adanya Fitur Kasir, pemantauan transaksi bisnis kini bisa dilakukan dengan lebih mudah, bahkan oleh karyawan yang diberi akses.
Ini membuktikan bahwa teknologi perbankan digital yang canggih kini tidak lagi menjadi milik eksklusif kafe-kafe kekinian atau bisnis besar, tetapi juga telah merambah hingga ke denyut nadi ekonomi kerakyatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
Kuatkan Ekonomi Antarprovinsi, Transaksi Gelaran Misi Dagang Jateng dan Jatim Capai Triliunan Rupiah
-
Dari Desa untuk Indonesia: BRI Perkuat Ekonomi Lokal Lewat Desa BRILiaN
-
SUV Gagah Berwibawa Cuma Rp30 Jutaan? Opel Blazer 'Overkill' Ini Jawabannya!
-
Pesta Rakyat Khataman API Tegalrejo, Dialog Pesantren dengan Budaya Modern
-
Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas 8 Halaman 135 Kurikulum Merdeka: Pengurangan Penggunaan Plastik