- Masalah utama umat adalah minimnya adab dalam memahami Al Quran, bukan kekurangan dalil yang ada.
- Membaca Surat Yasin adalah ibadah yang mengandung isyarat ilmiah, sehingga tidak pantas diperdebatkan atau diharamkan.
- Ilmu manusia terbatas; fokus utama harus pada niat ibadah dan adab, bukan pada memenangkan perdebatan tafsir.
SuaraJawaTengah.id - Dalam banyak pengajiannya, Gus Baha sering menekankan bahwa masalah terbesar umat hari ini bukan kekurangan dalil, tetapi kehilangan adab dalam memahami Al Quran. Surat Yasin menjadi contoh nyata.
Ia dibaca jutaan orang, tetapi juga diperdebatkan, dipermasalahkan, bahkan diharamkan oleh sebagian pihak tanpa memahami kedudukannya secara utuh.
Berikut poin-poin penting yang sejalan dengan penjelasan Gus Baha sebagaimana dikutip dari YouTube Santri Gayeng.
1. Ilmu manusia itu terbatas, jangan sok menguasai kehendak Allah
Gus Baha berkali-kali mengingatkan bahwa manusia hanya diberi ilmu sedikit. Ketika seseorang merasa paling ilmiah lalu meremehkan orang awam, di situlah masalah muncul. Dalam kajian ini ditekankan bahwa semua ilmu, baik sains maupun agama, tetap berasal dari Allah.
Menurut Gus Baha, orang awam yang beriman sering justru selamat karena tidak banyak membantah takdir Allah. Ia menerima ayat sebagai petunjuk, bukan bahan adu argumen.
2. Surat Yasin bukan kitab sains, tapi penuh isyarat ilmiah
Gus Baha menjelaskan bahwa Al Quran bukan buku fisika atau astronomi, tetapi ayat-ayatnya mengandung tanda kekuasaan Allah yang bisa dibaca oleh siapa saja sesuai kapasitasnya. Dalam Surat Yasin disebutkan tentang kapal Nabi Nuh dan kendaraan sejenis yang akan diciptakan.
Ini bukan berarti Al Quran harus dipaksa cocok dengan teori modern. Menurut Gus Baha, justru orang yang tenang imannya akan melihat ayat itu sebagai bukti bahwa Allah lebih dulu tahu, sementara manusia baru menyusul memahami.
Baca Juga: Gambaran Hari Kiamat dalam Surat Yasin Ayat 65, Tangan dan Kaki akan Menjadi Saksi Hidup Manusia
3. Membaca Yasin itu ibadah, jangan direndahkan dengan perdebatan bidah
Gus Baha sangat keras terhadap kebiasaan meremehkan orang yang membaca Al Quran hanya karena dianggap tidak paham tafsir. Ia menegaskan bahwa membaca Al Quran saja sudah ibadah, meski belum mengerti maknanya secara mendalam.
Dalam konteks Yasin, Gus Baha menilai aneh jika orang yang jarang membaca Al Quran justru sibuk mengharamkan orang lain yang rajin membaca. Menurut beliau, adab kepada Al Quran lebih penting daripada menang debat.
4. Kesalahan bukan pada Yasin, tapi pada niat dan cara memahami
Dalam transkrip dijelaskan bahwa membaca Yasin boleh, bahkan rutin, selama tidak diyakini sebagai jimat. Gus Baha sejalan dengan pandangan ini. Beliau sering mengatakan bahwa ayat Al Quran tidak pernah salah, yang salah adalah cara manusia memperlakukannya.
Jika Yasin dibaca sebagai ibadah dan doa, itu baik. Jika dibaca sambil tetap bertauhid kepada Allah, itu aman. Yang bermasalah adalah ketika ayat dianggap bekerja sendiri tanpa Allah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
5 Mobil Bekas Rp70 Jutaan yang Jauh Lebih Baik dari LCGC, Cocok untuk Mobil Pertama!
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Cuaca Semarang Hari Ini: Waspada Hujan Ringan hingga Sedang, BMKG Jelaskan Fenomena Cold Pool
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 147-148 Kurikulum Merdeka
-
7 Mobil HRV Bekas Harga di Bawah Rp100 Jutaan, Masih Layak Dipinang?