Budi Arista Romadhoni
Kamis, 04 Desember 2025 | 11:19 WIB
Ilustrasi baca surat yasin. [Freepik.com/Wirestock]
Baca 10 detik
  • Gus Baha menjelaskan bahwa Yasin dapat berarti seruan khusus ditujukan kepada Rasulullah sebagai penerima wahyu Ilahi.
  • Surah Yasin menguatkan pesan bahwa perjuangan dakwah selalu menghadapi tantangan namun disertai pertolongan Allah.
  • Kajian menekankan pentingnya membaca Al Quran dengan pemahaman mendalam, bukan sekadar menjadikannya rutinitas kebiasaan.

SuaraJawaTengah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling sering dibaca umat Islam. Banyak orang meyakini berbagai keutamaan dalam membacanya.

Namun, tidak sedikit yang membaca tanpa memahami makna dan pesan yang terkandung di dalamnya. Dalam salah satu kajiannya, Gus Baha memberikan penjelasan menarik mengenai makna Yasin dan konteks ayat yang menyertainya.

Berikut ini adalah pelajaran penting dari penjelasan tersebut yang bisa menjadi pengingat bagi kita semua.

1. Yasin adalah panggilan kepada Rasulullah ﷺ

Menurut Gus Baha, sebagian ulama menafsirkan bahwa kata Yasin bermakna seruan kepada Rasulullah ﷺ. Penjelasan ini didasarkan pada kesesuaian redaksi ayat sesudahnya yang menyatakan bahwa beliau termasuk para rasul.

Penafsiran ini menguatkan kedudukan Nabi sebagai penerima wahyu dan pembawa risalah kepada umat manusia. 

2. Surah Yasin menjadi penguat dakwah Nabi

Pada ayat yang menceritakan kisah Ashabul Qoryah, Allah memberikan contoh perjuangan dakwah yang mengalami penolakan.

Dua utusan yang datang didustakan, kemudian ditambah utusan ketiga untuk menguatkan mereka. Hal ini menjadi pelajaran bahwa perjuangan dakwah selalu memiliki tantangan, namun pertolongan Allah akan datang pada waktu yang tepat.

Baca Juga: 10 Tips Menghadapi Banjir yang Masuk ke Dalam Rumah

3. Ukuran seorang rasul adalah dakwah yang ikhlas

Gus Baha menegaskan bahwa seorang yang benar sebagai utusan Allah ialah yang berdakwah tanpa mengharap imbalan. Dakwah harus murni untuk Allah dan membawa manfaat bagi umat. Sikap inilah yang menjadi tanda ketulusan seorang utusan dalam menyampaikan kebenaran.

4. Jangan membaca tanpa memahami makna

Tidak sedikit masyarakat yang membaca Yasin sebagai kebiasaan tanpa upaya memahami maknanya. Gus Baha mengingatkan bahwa membaca Quran dengan pemahaman adalah lebih baik dibanding hanya dihafal tanpa mengerti. Ilmu harus mengantarkan hati kepada kebenaran bukan hanya menjadi rutinitas.

5. Huruf potongan dalam Quran punya hikmah meski tidak dipahami

Sebagaimana huruf hijaiyah di awal surat seperti Yasin, Thaha, Alif Lam Mim dan lainnya. Gus Baha menjelaskan analogi sederhana. Dalam bahasa kita, ada istilah A sampai Z yang menunjukkan penjelasan yang lengkap meskipun huruf itu sendiri tidak memiliki makna tersendiri. Hal ini menjadi isyarat bahwa tidak semua hikmah harus kita ketahui saat ini, karena Allah yang Maha Mengetahui maknanya.

6. Pelajaran dari kaum pendusta para rasul

Kaum Ashabul Qoryah mengingkari para utusan dan merendahkan mereka. Mereka menolak dakwah bukan karena kurangnya bukti, tetapi karena hati yang sakit dan keras. Ini menjadi pengingat bahwa penolakan terhadap kebenaran sering kali berasal dari penyakit dalam hati manusia sendiri.

7. Tetap rendah hati bahwa Allah yang paling tahu

Meski banyak ulama menjelaskan kemungkinan maksud huruf potongan, tetap ada sikap kehati hatian yang diajarkan. Tidak semua hal harus dipaksakan untuk dipahami secara mutlak.

Para ulama menegaskan bahwa Allah lebih mengetahui maksud sesungguhnya dari ayat ayat tersebut. Sikap ini menunjukkan tawadhu dan adab terhadap Al Quran.

Kajian Gus Baha tentang makna Yasin mengingatkan kita bahwa membaca Al Quran tidak boleh hanya ritual tetapi juga harus menghadirkan pemahaman.

Dakwah selalu memiliki tantangan namun Allah akan menguatkan hamba yang ikhlas. Ada hikmah yang tidak selalu bisa dicerna akal manusia sehingga kita harus tetap tunduk pada ilmu Allah

Surat Yasin bukan sekadar bacaan di momen momen tertentu. Ia adalah bagian dari Al Quran yang harus dipahami dan diamalkan. Dengan memahami pesan yang tersirat di dalamnya, kita dapat menjadikan bacaan lebih bermakna dan menguatkan keimanan dalam kehidupan sehari hari.

Load More