- Indosat mencatat trafik data nasional naik 15% selama Nataru 2025-2026, didukung teknologi DIOC untuk menjaga performa jaringan.
- Wilayah Jawa Tengah dan DIY mengalami lonjakan trafik signifikan, dengan Klaten dan Wonogiri menunjukkan peningkatan tertinggi mencapai 28%.
- Indosat juga fokus memulihkan layanan pascabencana di Aceh dan Sumatra, mencapai tingkat pemulihan konektivitas 97,5%.
SuaraJawaTengah.id - Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) mengumumkan pencapaian signifikan dalam menghadapi lonjakan trafik data sepanjang tahun 2025, khususnya di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Peningkatan ini menjadi cerminan nyata dari semakin masifnya adopsi gaya hidup digital di tengah masyarakat Indonesia, yang tidak hanya terpusat di perkotaan, namun juga merambah ke berbagai pelosok daerah dan destinasi wisata.
Selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 21 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, Indosat mencatat pertumbuhan trafik data nasional secara double-digit, mencapai 15% dibandingkan hari biasa dan melonjak lebih dari 20% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Angka ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan konektivitas yang stabil dan cepat menjadi semakin krusial bagi masyarakat. Indosat, dengan ribuan titik strategis dan infrastruktur yang terus diperluas, berhasil menjaga keandalan jaringan, memastikan seluruh lonjakan kebutuhan data dapat terlayani secara optimal.
Kunci keberhasilan Indosat dalam menjaga performa jaringan di tengah lonjakan trafik terletak pada pemanfaatan teknologi canggih, yakni Digital Intelligence Operations Center (DIOC).
Pusat operasi berbasis kecerdasan artifisial (AI) ini memungkinkan pemantauan performa jaringan secara real-time, mendeteksi potensi gangguan, dan melakukan penyesuaian kapasitas secara adaptif.
"Pertumbuhan trafik data bukan sebatas indikator teknis, melainkan gambaran nyata tentang perkembangan ekonomi digital Indonesia," ujar Desmond Cheung, Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison.
Ia menambahkan, "Lonjakan penggunaan data kini tidak hanya terjadi di kota-kota besar, tetapi juga di area wisata, pusat ekonomi baru, hingga daerah yang sebelumnya memiliki aktivitas digital terbatas."
Di Regional Central Java, Indosat mencatatkan peningkatan trafik yang lebih tinggi, mencapai 1,1 kali lipat dibandingkan rata-rata hari normal.
Baca Juga: Punya iPhone 17 Bisa Langsung Roaming Gratis ke Luar Negeri, IM3 Platinum Buka Rahasianya
Beberapa kota/kabupaten menunjukkan lonjakan paling signifikan, seperti Klaten (28,41%), Wonogiri (27,93%), Magelang (23,55%), Semarang (23,45%), dan Gunung Kidul (21,83%).
Puncak tertinggi trafik di kelima wilayah ini terjadi pada 1 Januari 2026, menunjukkan tingginya aktivitas digital masyarakat selama momen pergantian tahun.
Aplikasi seperti TikTok, WhatsApp, Instagram, Facebook, dan YouTube menjadi penyumbang terbesar lonjakan penggunaan data, mengindikasikan dominasi platform media sosial dan komunikasi dalam kehidupan sehari-hari.
Dukungan infrastruktur Indosat juga terus diperkuat dengan lebih dari 208.000 BTS 4G dan 1.404 titik BTS 5G yang tersebar di seluruh Indonesia.
Pertumbuhan BTS 4G sebesar 7,7% dibandingkan tahun sebelumnya semakin memperluas jangkauan layanan, memastikan konektivitas yang merata bagi pelanggan IM3, Tri, dan HiFi.
Selain fokus pada peningkatan layanan di masa liburan, Indosat juga menunjukkan komitmennya dalam pemulihan konektivitas di lokasi bencana.
Di Aceh dan beberapa wilayah di Sumatra, Indosat mempercepat pemulihan layanan jaringan telekomunikasi pascabencana, dengan tingkat pemulihan mencapai 97,5%.
Upaya ini melibatkan penambahan personel teknis, koordinasi intensif dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), BNPB, serta pemerintah daerah setempat, dan penempatan tim siaga di lokasi-lokasi strategis. Indosat juga mengoperasikan Posko Pemantauan (Command Center) terpusat di Jakarta, Medan, dan Aceh untuk dukungan maksimal di lapangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Kronologi Hilangnya Kepala Desa Sambeng di Tengah Gejolak Penolakan Tambang Tanah Urug
-
7 Fakta Video Viral Tarawih Disebut Terjadi di Pati, Kemenag Beri Klarifikasi Resmi
-
5 Fakta Mengejutkan di Balik Pengunduran Diri Massal Kader PSI Semarang
-
7 Mobil Datsun Bekas Mulai 50 Jutaan, Irit, Bandel, dan Murah Meriah
-
7 Fakta Viral Remaja Dipukul Saat Makan Siang di Banyumas, Polisi Bergerak Cepat