Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. [Dok Humas]
Baca 10 detik
- Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyatakan desa adalah garda terdepan pembangunan nasional saat Lokakarya di Boyolali.
- Jawa Tengah memiliki 7.810 desa dengan potensi beragam seperti pertanian, pariwisata, dan energi yang perlu dikembangkan.
- Program penguatan desa bertujuan mereduksi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan melalui kolaborasi lintas sektor terintegrasi.
Ia mengajak seluruh pihak dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga desa agar aparatur desa tetap "on the track" dalam melaksanakan pembangunan yang telah direncanakan.
"Desa harus bisa menangkap potensi dan mengembangkan. Misal Jateng itu tujuan mudik, maka desa harus bisa menangkap potensi itu dengan menjadikan desa sebagai happy village," pungkasnya, memberikan visi desa yang ceria dan sejahtera.
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
BRI Gandeng Plataran Indonesia Hadirkan BRI Wellness Experience Pertama dan Terbesar di Jakarta
-
Cluster Beverly Hills Resmi Show Unit, Tawarkan Hunian American Classic di Semarang
-
Unik! PKB Jateng Rayakan Harlah dengan Nobar Final Piala Dunia 2026
-
Tren Ngopi Bertahan di Tengah Tekanan Ekonomi, Pelaku F&B Didorong Ciptakan Menu Bernilai Tambah
-
Perwaris Sesalkan Aksi Persekusi Serang 'Boti', di Semarang Mereka dapat Ruang Nyaman