- Pemimpin daerah meninjau langsung lokasi parah di Jepara pada 13 Januari 2026 untuk percepatan koordinasi penanganan.
- Distribusi bantuan logistik vital dari APBD dan APBN telah dikirimkan ke tiga kabupaten sejak 12 Januari 2026.
- Tim gabungan segera dikerahkan untuk membuka akses darurat terputus menggunakan alat berat dan memastikan kebutuhan dasar terpenuhi.
SuaraJawaTengah.id - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menunjukkan kesigapan luar biasa dalam menanggulangi bencana banjir dan longsor yang melanda Kabupaten Jepara, Kudus, dan Pati.
Respons cepat ini tidak hanya meminimalisir dampak, tetapi juga memastikan warga terdampak mendapatkan perhatian dan bantuan yang memadai.
Berikut adalah tujuh langkah cepat yang diambil Pemprov Jateng:
1. Gubernur dan Wakil Gubernur Turun Langsung ke Lokasi
Langkah pertama dan paling krusial adalah kehadiran langsung pemimpin daerah. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, bersama Wakil Gubernur Taj Yasin, segera meninjau lokasi bencana longsor di Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara pada Selasa, 13 Januari 2026.
Kehadiran mereka di lapangan menunjukkan komitmen tinggi Pemprov Jateng dan mempercepat koordinasi penanganan.
"Saya dengan Pak Wakil Gubernur telah melakukan cek ricek, termasuk penanganan beberapa daerah kabupaten kita yang terdampak bencana, yaitu wilayah Kudus, Jepara, dan Pati. Tapi yang agak parah ini ada di Desa Tempur, Jepara,” kata Luthfi dikutip dari keterangan tertulis pada Selasa (13/1/2025).
2. Distribusi Bantuan Logistik Sejak Dini
Bantuan logistik vital sudah mulai dikirimkan ke tiga kabupaten terdampak sejak Senin, 12 Januari 2026, bahkan sebelum kunjungan langsung Gubernur.
Baca Juga: Temui Demo Buruh, Gubernur Ahmad Luthfi Umumkan UMP dan UMK 2026, Naik 7,28 Persen
Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Imam Maskur, memastikan penyaluran berbagai kebutuhan pokok.
"Kami dari Dinas Sosial sudah mengirimkan logistik. Kami kirimkan logistik semua kebutuhan yang ada di sana," kata Imam. Bantuan ini mencakup makanan siap saji, makanan anak, lauk pauk, tenda keluarga, kasur, selimut, *family kit*, *kids ware*, serta pakaian anak dan dewasa, bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah dan APBN.
3. Pengerahan Tim Gabungan dan Relawan
Pemprov Jateng segera mengerahkan tim gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, dan relawan ke lokasi bencana.
Kolaborasi ini sangat penting untuk mempercepat proses evakuasi, pencarian, dan penanganan darurat lainnya.
Kecepatan respons tim gabungan ini terbukti efektif dalam membuka akses yang sempat terputus.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
BPK Audit 4 Sektor Strategis Pemprov Jateng, Taj Yasin Minta Seluruh OPD Buka Data
-
Dari Warung hingga Usaha Menengah, BRI Kucurkan Rp1.235 Triliun ke UMKM
-
BRI Makin Kokoh Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan, Laba Capai Rp31,2 Triliun
-
Meneladani Jejak R.M. Margono, UT Purwokerto Awali Rangkaian Halaqah dengan Ziarah dan Doa Bersama
-
Jateng Kejar Zero Sampah 2029, Ribuan Ton Sampah Disulap Jadi Listrik dan Bahan Bakar