- BRI Cabang Purwodadi menyalurkan bantuan pembangunan saluran air di Desa Depok, Grobogan, sebagai bagian program TJSL.
- Inisiatif ini menandai perluasan program BRI Peduli dari bansos menjadi pembangunan infrastruktur vital demi keberlanjutan.
- Pembangunan saluran air ditujukan untuk meningkatkan sanitasi, mengatasi banjir, serta mendukung irigasi pertanian masyarakat desa.
SuaraJawaTengah.id - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali menegaskan komitmennya dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) melalui inisiatif yang lebih luas.
Tidak hanya berfokus pada bantuan ekonomi dan bantuan sosial (bansos) untuk warga, BRI Peduli kini merambah sektor pembangunan infrastruktur vital.
Kali ini, BRI Cabang Purwodadi menyalurkan bantuan untuk pembangunan saluran air di Desa Depok, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, sebuah langkah konkret dalam mendukung keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat.
Stefanus Juarto, Branch Manager BRI Purwodadi, menjelaskan bahwa proyek pembangunan saluran air ini merupakan bagian integral dari program BRI Peduli TJSL.
"Ini adalah Program BRI Peduli TJSL, Pembangunan saluran air di Desa Depok di Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan," ujar Stefanus dikutip dari keterangan tertulis pada Jumat (16/1/2026).
Ia menekankan bahwa inisiatif ini menunjukkan bahwa BRI Peduli tidak hanya hadir dalam bentuk pemberian sembako atau bantuan finansial langsung, tetapi juga dalam bentuk pembangunan infrastruktur dasar yang memiliki dampak jangka panjang bagi komunitas.
Pembangunan saluran air di Desa Depok ini memiliki urgensi tinggi mengingat pentingnya akses terhadap sanitasi dan irigasi yang baik bagi kehidupan masyarakat desa.
Saluran air yang memadai akan membantu mengatasi masalah banjir, meningkatkan kualitas sanitasi lingkungan, serta mendukung sektor pertanian dengan penyediaan air irigasi yang lebih teratur. Dengan demikian, kualitas hidup masyarakat Desa Depok diharapkan dapat meningkat secara signifikan.
Stefanus Juarto menambahkan bahwa pendekatan BRI Peduli yang merambah sektor infrastruktur ini didasari oleh pemahaman bahwa pembangunan berkelanjutan membutuhkan dukungan di berbagai lini.
Baca Juga: Fakta-fakta Mengejutkan Reza Pahlavi, Sosok yang Ingin Gulingkan Rezim Iran
"Kami percaya bahwa pembangunan infrastruktur yang baik adalah fondasi penting bagi kemajuan suatu daerah. Dengan saluran air yang layak, masyarakat Desa Depok akan merasakan manfaatnya dalam jangka panjang, baik untuk kesehatan maupun produktivitas ekonomi mereka," jelasnya.
Diharapkan, pembangunan saluran air di Desa Depok ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi warga setempat, tetapi juga dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain mengenai pentingnya kolaborasi antara sektor swasta dan komunitas dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Tragedi Razia Sabung Ayam di Tegal: 7 Fakta Ditemukannya Korban Tenggelam di Sungai Ketiwon
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Operasi Fraktur Tangan Berjalan Lancar, Kushedya Hari Yudo Kini Fokus Pemulihan
-
Kejar Tayang Mudik Lebaran! Jalan Semarang-Godong Dikebut, Gubernur: H-7 Harus Beres!
-
7 Fakta Tragis Kebakaran di Semarang: Lansia 94 Tahun Tewas, Diduga karena Rokok