- Gubernur Jateng Ahmad Luthfi kunjungi Pemalang pada Jumat, 30 Januari 2026, memantau penanganan pascabencana banjir dan longsor.
- Penekanan utama adalah penanganan komprehensif bagi 813 KK terdampak, mencakup hunian, kesehatan, dan pendidikan.
- Gubernur instruksikan pendataan detail by name by address untuk menjamin pemulihan sosial serta ekonomi efektif.
SuaraJawaTengah.id - Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, turun langsung ke Kabupaten Pemalang untuk memastikan penanganan pascabencana banjir dan tanah longsor di Kecamatan Pulosari berjalan komprehensif dan tuntas.
Kunjungan pada Jumat, 30 Januari 2026 ini menjadi penekanan serius dari Gubernur agar seluruh aspek pemulihan, terutama bagi masyarakat terdampak, dapat terlaksana secara paripurna dan tidak ada yang terlewat.
Bencana yang melanda Pemalang telah memicu respons cepat dari berbagai pihak, mulai dari penetapan status darurat bencana oleh Bupati hingga pengerahan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pemangku kepentingan terkait, baik dari tingkat provinsi, kabupaten, hingga pemerintah pusat.
Namun, Gubernur Luthfi ingin memastikan bahwa upaya-upaya ini benar-benar menyentuh setiap korban dan memberikan solusi jangka panjang.
"Hari ini, kita melakukan dan memastikan bahwa penanganan masyarakat yang terdampak clear dan paripurna," tegas Luthfi usai memberikan arahan di Kantor Kecamatan Pulosari dan meninjau langsung lokasi bencana di Desa Penakir.
Pernyataan ini menunjukkan komitmen kuat dari pemerintah provinsi untuk tidak hanya mengatasi dampak darurat, tetapi juga merencanakan pemulihan yang berkelanjutan.
Beberapa poin krusial yang digarisbawahi oleh Ahmad Luthfi meliputi tindak lanjut penanganan pengungsi, pendidikan, penyediaan hunian sementara dan hunian tetap, layanan kesehatan, hingga perbaikan infrastruktur yang rusak.
Data menunjukkan skala kerusakan yang signifikan di Kecamatan Pulosari, dengan 813 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 2.777 jiwa yang mengungsi, sekitar 80 rumah rusak, 78 bidang lahan pertanian hancur, serta belasan jembatan yang tidak bisa dilalui.
"Sehingga masyarakat yang betul-betul terdampak terbantu secara maksimal, dan tentu yang paling penting adalah memikirkan ke depan bagaimana," jelasnya.
Baca Juga: Breaking News! Kebakaran Hebat Landa Kios Pakaian di Pasar Pagi Pemalang
Gubernur menekankan pentingnya pendataan by name by address (nama dan alamat) bagi seluruh masyarakat terdampak.
Hal ini bertujuan agar proses pemulihan sosial dan ekonomi mereka dapat berjalan efektif. Tidak hanya itu, pendataan juga harus mencakup barang berharga, hewan ternak, dan lahan yang terdampak, termasuk pengajuan klaim asuransi untuk lahan pertanian yang tergenang banjir.
Aspek pendidikan dan kesehatan juga menjadi prioritas utama. Luthfi telah menginstruksikan Dinas Pendidikan untuk segera menyiapkan tempat belajar sementara bagi anak-anak korban bencana. Selain itu, guru-guru kompeten juga akan diterjunkan untuk mendampingi proses belajar mengajar di lokasi pengungsian, memastikan pendidikan anak-anak tidak terhenti.
Di sektor kesehatan, Gubernur menginstruksikan agar pemeriksaan kesehatan rutin dilakukan di posko-posko pengungsian. Apabila ditemukan kondisi darurat atau membutuhkan penanganan medis lebih lanjut, korban harus segera dilarikan ke rumah sakit terdekat tanpa penundaan. Langkah-langkah ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam melindungi kesehatan dan masa depan generasi muda yang terdampak bencana.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
3,28 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Tol Banyumanik, Negara Berpotensi Rugi Rp3,17 Miliar
-
Jateng Tuan Rumah MTQ Nasional 2026, Sarif Abdillah Dorong UMKM & Pariwisata Ikut Ketiban Berkah
-
Pesan Tegas Sudaryono ke Kader Gerindra Semarang: Jangan Cuma Duduk di Kantor, Turun ke Rakyat!
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Pembunuhan Bos Konter HP Ambarawa: Pelaku Siapkan Palu Sebelum Beraksi, Sempat Kembali Datangi TKP