- Pencarian Yazid Ahmad Firdaus di Bukit Mongkrang dihentikan pada 31 Januari 2026 setelah 13 hari tanpa hasil.
- Operasi SAR melibatkan 270 personel dari 16 unit, namun medan ekstrem Bukit Lawu menjadi tantangan besar.
- Koordinator Opsar meminta maaf kepada keluarga, sementara ayah korban meminta masyarakat terus mendoakan Yazid.
SuaraJawaTengah.id - Suasana haru pecah di Bukit Mongkrang, lereng Gunung Lawu, saat operasi pencarian Yazid Ahmad Firdaus (26) resmi dihentikan pada Sabtu, 31 Januari 2026.
Tangis keluarga, relawan, dan tim penyelamat tak terbendung ketika harapan yang digenggam selama hampir dua pekan harus dilepas dengan berat hati.
Hingga hari terakhir pencarian, keberadaan Yazid, warga Desa Gawanan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, masih belum diketahui.
Bukit Mongkrang yang selama berhari-hari menjadi titik tumpu doa dan ikhtiar kini menjadi saksi bisu penutupan operasi dengan hasil nihil. Berikut rangkuman tujuh fakta penting dan mengharukan dari operasi SAR tersebut.
1. Operasi SAR Resmi Dihentikan Setelah 13 Hari
Penghentian operasi pencarian diumumkan oleh Koordinator Pengendali Operasi SAR (Opsar) Mongkrang, Gunung Lawu, Tri Puji Susilo. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa seluruh rangkaian pencarian telah dijalankan sesuai standar operasi, namun tidak membuahkan hasil.
“Operasi SAR berakhir nihil,” ujar Tri Puji Susilo di hadapan keluarga dan relawan yang hadir dalam evaluasi akhir. Keputusan penghentian diambil setelah mempertimbangkan faktor keselamatan personel serta hasil evaluasi menyeluruh dari lapangan.
2. Tangis Koordinator Opsar Pecah Saat Evaluasi Akhir
Momen paling mengharukan terjadi saat evaluasi akhir operasi. Sebagaimana dikutip dari @infokejadian_solo Tri Puji Susilo tak kuasa menahan air mata ketika menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga Yazid.
Baca Juga: Jawa Tengah Selatan Siaga! BMKG Peringatkan Angin Kencang Akibat Dampak Siklon Tropis Luana
“Kami mohon maaf kepada keluarga Yazid yang hadir. Kami telah melakukan upaya maksimal, namun masih belum menemukan Yazid,” ujarnya dengan suara bergetar. Isak tangis pun pecah di antara keluarga dan relawan. Pelukan demi pelukan mengiringi kata-kata yang terasa berat, namun harus disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab.
3. Ayah Yazid Memilih Berserah dan Meminta Doa
Di tengah suasana penuh emosi, ayah Yazid, Sapto Mulyono, memilih menyampaikan pernyataan singkat. Dengan nada tenang namun sarat kesedihan, ia meminta masyarakat untuk terus mendoakan putranya.
“Kami hanya meminta doa agar putra kami ditemukan dalam kondisi terbaik sesuai kehendak Tuhan,” ujarnya. Sikap keluarga yang memilih berserah ini menyentuh banyak pihak, terutama relawan yang selama berhari-hari turut menyusuri jalur pendakian dan jurang di Bukit Mongkrang.
4. Pencarian Melibatkan 270 Personel dan 16 SRU
Selama 13 hari operasi berlangsung, pencarian Yazid melibatkan 16 Search and Rescue Unit (SRU) dengan total 270 personel gabungan. Tim terdiri dari Basarnas, relawan, TNI, Polri, serta unsur masyarakat setempat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
BMKG: Semarang Diprakirakan Berawan Tebal Hari Ini, Warga Tetap Diminta Waspadai Perubahan Cuaca
-
Tak Hanya Budaya, Kerja Sama Jateng dan International Zheng He Society Merambah Investasi
-
Diduga Jajal Setelan Motor, Adu Banteng Dua Yamaha F1ZR Berakhir Tragis, Remaja 19 Tahun Putus Kaki
-
Catat! Sejumlah Kawasan di Semarang Alami Pemadaman Listrik Siang Ini
-
Semen Gresik Perkuat Budaya Anti Gratifikasi dan Penyuapan, Wujudkan Tata Kelola yang Berintegritas