- Mantan Menlu Marty Natalegawa menarik perhatian pada 4 Februari 2026 saat mengunjungi Istana dengan mobil klasik Mercedes-Benz W123 (Mercedes Tiger).
- Mercedes Tiger dikenal memiliki desain abadi, keandalan mesin, serta kelebihan konstruksi, namun mahal perawatannya dan boros BBM.
- Harga pasar Mercedes Tiger sangat bervariasi, mulai dari puluhan juta hingga lebih dari satu miliar rupiah tergantung varian dan kondisi.
SuaraJawaTengah.id - Pada 4 Februari 2026, mantan Menteri Luar Negeri Indonesia, Marty Natalegawa, menarik perhatian publik ketika ia tiba di Istana Kepresidenan Jakarta dengan mengendarai sebuah mobil klasik yang tidak biasa.
Mobil yang dipilih oleh Marty adalah Mercedes-Benz W123, lebih dikenal di Indonesia sebagai Mercedes Tiger. Mobil klasik ini memiliki sejarah panjang di Indonesia dan menjadi salah satu mobil yang dicintai oleh kolektor serta penggemar otomotif.
Kehadiran mobil klasik ini di Istana Negara kembali menyoroti daya tarik kendaraan klasik yang masih relevan hingga kini. Berikut adalah 7 fakta lengkap mengenai Mercedes Tiger, termasuk kelebihan, kelemahan, dan kisaran harga mobil klasik ini di pasar Indonesia:
1. Mercedes Tiger: Ikon Otomotif Era 1980-an
Mercedes-Benz W123 pertama kali diproduksi pada 1976 hingga 1986 dan menjadi salah satu seri yang paling dicintai oleh penggemar mobil klasik di dunia, termasuk di Indonesia.
Di Indonesia, Mercedes W123 lebih dikenal dengan nama Mercedes Tiger. Mobil ini dikenal dengan desain elegan, kualitas konstruksi yang luar biasa, dan keandalan mesinnya yang tahan lama.
Pada masanya, Mercedes Tiger menjadi pilihan utama para pejabat dan pengusaha kaya di Indonesia, dan mobil ini masih menjadi simbol prestise hingga sekarang.
2. Kelebihan Mercedes Tiger: Desain Klasik yang Abadi
Mercedes Tiger memiliki beberapa kelebihan yang membuatnya tetap dicintai hingga sekarang, meskipun sudah berusia lebih dari 40 tahun:
Baca Juga: 5 SUV Bekas di Bawah Rp100 Juta Ini Solusi Cerdas Hadapi Jalanan di Indonesia
a. Desain timeless: Mercedes Tiger memiliki desain yang elegan dan tidak lekang oleh waktu. Meskipun telah berusia puluhan tahun, desainnya tetap menarik dan tetap dipandang sebagai simbol kemewahan dan keanggunan.
b. Keandalan mesin: Mesin Mercedes Tiger, baik varian 4-silinder maupun 6-silinder, dikenal tangguh dan tahan lama. Kendaraan ini mampu bertahan meski telah beroperasi selama bertahun-tahun.
c. Kualitas interior dan konstruksi: Material interior yang digunakan pada Mercedes Tiger masih terasa kokoh dan berkualitas tinggi. Kualitas pengerjaan bodinya juga luar biasa, sehingga banyak mobil ini yang masih tetap kokoh meski sudah berusia tua.
d. Aura prestise: Mercedes Tiger memiliki nilai historis yang tinggi dan menjadi simbol status, terutama bagi kolektor mobil klasik.
3. Kelemahan Mercedes Tiger: Biaya Perawatan dan Konsumsi BBM
Namun, ada beberapa kelemahan yang perlu diperhatikan jika Anda berniat membeli atau memelihara Mercedes Tiger:
a. Perawatan yang lebih rumit: Mengingat usia mobil yang sudah tua, perawatan Mercedes Tiger bisa lebih rumit dan membutuhkan suku cadang yang lebih sulit dicari.
b. Konsumsi bahan bakar yang tinggi: Mesin 6-silinder pada Mercedes Tiger cenderung boros bahan bakar, sehingga tidak cocok untuk penggunaan harian yang memerlukan efisiensi bahan bakar.
c. Kurangnya fitur modern: Mobil ini tidak dilengkapi dengan berbagai fitur keselamatan dan kenyamanan yang ada pada mobil modern, seperti ABS, sensor parkir, atau sistem infotainment terbaru.
d. Suku cadang sulit didapat: Beberapa suku cadang mobil klasik ini mungkin harus didapatkan melalui komunitas atau toko khusus, karena sudah jarang diproduksi.
4. Varian Mesin dan Tipe Body Mercedes Tiger
Mercedes Tiger hadir dalam berbagai varian mesin dan tipe body yang menawarkan pilihan bagi penggemar mobil klasik:
a. 200 & 230 – Mesin 4-silinder yang lebih efisien dan banyak dijumpai di pasaran.
b. 250 & 280E – Mesin 6-silinder yang lebih bertenaga dan lebih dicari oleh kolektor.
c. Coupe dan Station Wagon – Varian yang lebih langka dan sangat dicari oleh kolektor mobil klasik.
Setiap varian menawarkan pengalaman berkendara yang berbeda dan memiliki daya tarik masing-masing tergantung pada selera dan kebutuhan.
5. Harga Pasar Mercedes Tiger di Indonesia
Harga Mercedes Tiger bekas di Indonesia sangat bervariasi tergantung pada tahun produksi, kondisi mobil, dan kelangkaan unit. Berikut adalah kisaran harga yang dapat Anda temui di pasar mobil bekas:
a. Model Sedan 200 & 230: Kisaran harga antara Rp40 juta – Rp78 juta.
b. Model 280 & 280E: Kisaran harga antara Rp80 juta – Rp200 juta
c. Varian Langka (Station Wagon atau Coupe): Bisa mencapai Rp300 juta hingga lebih dari Rp1 miliar untuk unit yang terawat dengan baik.
d. Harga bisa sangat bervariasi tergantung pada kondisi fisik dan kelengkapan mobil tersebut.
6. Mercedes Tiger di Komunitas Mobil Klasik
Mercedes Tiger memiliki basis penggemar kuat di Indonesia, dan banyak komunitas mobil klasik yang aktif mencari dan merawat mobil ini. Komunitas ini sering mengadakan acara pameran mobil, serta berbagi tips tentang cara merawat mobil klasik seperti Mercedes Tiger agar tetap berada dalam kondisi terbaik. Selain itu, mobil ini sering digunakan dalam event otomotif untuk memamerkan keindahan dan kemewahan masa lalu.
7. Mercedes Tiger: Status Simbol di Era Modern
Mercedes Tiger lebih dari sekadar mobil tua. Kehadirannya, seperti yang terlihat dalam kunjungan Mantan Menlu Marty Natalegawa ke Istana, menunjukkan bahwa mobil ini tetap memiliki nilai simbolis yang kuat. Meski mobil ini tidak secanggih kendaraan modern, nilai historis dan prestise yang dimilikinya tetap tak tertandingi. Membawa mobil klasik seperti Mercedes Tiger ke acara resmi di Istana Negara memberi kenangan nostalgia dan menunjukkan kecintaan terhadap barang koleksi bersejarah.
Mercedes-Benz Tiger (W123) bukan hanya sekadar mobil klasik, tetapi juga simbol status, keandalan, dan prestise. Dengan desain elegan dan performa yang stabil, mobil ini tetap menjadi pilihan bagi kolektor dan penggemar mobil klasik, meskipun ada beberapa kelemahan seperti biaya perawatan yang tinggi dan konsumsi bahan bakar yang boros. Bagi Anda yang tertarik memiliki Mercedes Tiger, pastikan untuk memperhatikan perawatan dan kondisi mobil agar nilai investasi Anda tetap terjaga.
Keputusan Mantan Menlu Marty Natalegawa yang membawa Mercedes Tiger ke Istana Negara mengingatkan kita akan nilai sejarah dan aura klasik yang masih bisa dinikmati di era modern. Mobil ini tetap relevan bagi mereka yang mencintai keindahan otomotif dan kesederhanaan di tengah kehidupan yang serba cepat dan modern.
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 9 Halaman 121: Peran Budaya Lokal
-
7 Informasi Penting Festival Pasar Rakyat Dugderan 2026 Semarang, Wajib Dicatat Warga
-
7 Fakta Mercedes Tiger, Motuba yang Dibawa Mantan Menlu Marty Ke Istana
-
4 Mobil Bekas Paling Ideal Harga Rp40 Jutaan, Dari Legenda Sporty hingga Mewah Eropa!
-
Tanggul Jebol di Kudus: Ratusan Rumah Terendam, Warga Berjuang Melawan Banjir Terparah