- Festival Pasar Rakyat Dugderan 2026 diselenggarakan selama sepuluh hari, yakni 7 hingga 16 Februari di Aloon-aloon Masjid Agung Semarang.
- Akses Jalan Ki Narto Sabdo ditutup sementara selama acara berlangsung, sehingga disiapkan jalur alternatif dan empat kantong parkir resmi.
- Rekayasa lalu lintas ini berjalan bersamaan Operasi Keselamatan Candi 2026, menyebabkan penyesuaian rute pada tiga Koridor Bus Trans Semarang.
SuaraJawaTengah.id - Festival Pasar Rakyat Dugderan 2026 kembali digelar di Kota Semarang sebagai bagian dari tradisi tahunan menyambut datangnya bulan Ramadan.
Kegiatan budaya dan ekonomi rakyat ini selalu menjadi magnet bagi masyarakat karena memadukan pasar rakyat, hiburan tradisional, hingga nilai historis khas Kota Atlas.
Tahun ini, pelaksanaan Dugderan berlangsung lebih panjang dengan sejumlah pengaturan lalu lintas dan transportasi publik yang perlu diperhatikan.
Berikut rangkuman tujuh informasi penting Festival Pasar Rakyat Dugderan 2026 di Semarang.
1. Digelar Selama 10 Hari Penuh
Festival Pasar Rakyat Dugderan 2026 akan berlangsung selama 10 hari, mulai Sabtu hingga Senin, 7 sampai 16 Februari 2026. Durasi ini memberi ruang lebih luas bagi masyarakat untuk berkunjung tanpa harus menumpuk di satu atau dua hari tertentu.
Pelaksanaan festival yang cukup panjang juga diharapkan dapat menggerakkan perekonomian pedagang kecil, pelaku UMKM, serta sektor informal di sekitar kawasan Pasar Johar dan Masjid Agung Semarang.
2. Terpusat di Kawasan Aloon-aloon Masjid Agung Semarang
Lokasi utama Festival Dugderan 2026 berada di area sekitar Aloon-aloon Masjid Agung Semarang, tepatnya di Jalan Ki Narto Sabdo, Kecamatan Semarang Tengah. Kawasan ini dipilih karena memiliki nilai historis dan kedekatan dengan pusat aktivitas warga.
Baca Juga: Awas Terjebak Macet! Pemkot Semarang akan Alihkan Arus Lalu Lintas Saat Kirab Budaya Dugderan
Selama festival berlangsung, area tersebut akan dipenuhi lapak pedagang pasar rakyat, wahana hiburan, serta aktivitas budaya khas Dugderan yang selalu dinantikan setiap tahun.
3. Jalan Ki Narto Sabdo Ditutup Sementara
Demi kelancaran dan keamanan kegiatan, Jalan Ki Narto Sabdo akan ditutup sementara untuk kendaraan umum. Penutupan dilakukan mulai dari lampu merah Hotel Metro hingga Jembatan Kali Semarang.
KBO Satlantas Polrestabes Semarang, AKP Sujid Riyanto, menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas ini berlaku selama pelaksanaan Festival Pasar Rakyat Dugderan 2026, yakni pada 7 sampai 16 Februari 2026.
4. Jalur Alternatif Disiapkan untuk Pengendara
Bagi pengguna jalan yang biasa melintasi kawasan tersebut, pihak kepolisian telah menyiapkan jalur alternatif. Pengendara diarahkan memutar melalui Jalan Alun-alun Timur hingga ke sisi timur Alun-alun Pasar Johar.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
Terkini
-
7 Fakta Mercedes Tiger, Motuba yang Dibawa Mantan Menlu Marty Ke Istana
-
4 Mobil Bekas Paling Ideal Harga Rp40 Jutaan, Dari Legenda Sporty hingga Mewah Eropa!
-
Tanggul Jebol di Kudus: Ratusan Rumah Terendam, Warga Berjuang Melawan Banjir Terparah
-
Semarang Diguyur Hujan Ringan, BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Wilayah Lain
-
7 Cara Mengganti Utang Puasa yang Telah Lewat 2 Kali Ramadhan: Panduan Lengkap