- Kemenkop dan Pemprov Jawa Tengah mengadakan acara penguatan koperasi melalui akuntabilitas finansial dan business matching pada Rabu (11/2/2026).
- BRI berkomitmen mendukung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dengan menawarkan program Agen BRILink sebagai solusi usaha awal dan inklusi keuangan.
- Dinas Koperasi Jateng mencatat 73% dari 8.523 KDKMP telah aktif beroperasi, menunjukkan potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut.
SuaraJawaTengah.id - Pemerintah pusat dan daerah terus menggalakkan program pemberdayaan ekonomi kerakyatan melalui penguatan sektor koperasi. Dalam sebuah langkah strategis, Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah menggelar acara Kick off Training: Empowering Cooperatives through Financial Accountability and Strategic Business Matching.
Acara ini menyoroti kolaborasi penting antara sektor perbankan dan pemerintah untuk mendorong kemandirian koperasi, khususnya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Salah satu dukungan paling konkret datang dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI).
Departemen Head Ultra Mikro BRI RO Semarang, Aldila Safarella Nur, menegaskan komitmen penuh BRI dalam pengembangan KDKMP.
Menurutnya, tujuan utama koperasi sejalan dengan visi BRI untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.
“BRI itu sangat mendukung, dalam pengembangan dan pembangunan koperasi Desa Merah Putih. Di mana koperasi itu memang tujuannya kan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal, melalui program-program ekonomi ya. Jadi, di situ tuh ada tujuh program ekonomi yang ada di KDMP,” ujar Aldila disela-sela mengikuti forum tersebut di Semarang pada Rabu (11/2/2026).
Dari tujuh program ekonomi yang diusung KDMP, BRI menawarkan sebuah solusi bisnis yang terbukti efektif dan inklusif, yaitu program Agen BRILink.
Aldila menjelaskan bahwa program ini bisa menjadi pintu masuk bagi koperasi yang baru merintis atau bahkan belum memiliki unit usaha sama sekali.
“Dan salah satunya BRI itu mendukung yaitu melalui apa namanya laku pandai melalui briling agen ya. Jadi KDKMP itu untuk memulai usahanya jika dia belum sama sekali, belum memiliki usaha bisa mengajukan diri koperasinya sebagai salah satu agen BRILink,” paparnya.
Baca Juga: Modal Gede Tak Perlu Agunan Sulit: Kisah Sukses Klaster Buah Naga Panaba Bersandar pada Program BRI
Lebih dari sekadar peluang usaha, menjadikan koperasi sebagai Agen BRILink adalah bentuk nyata dari inklusi keuangan berkelanjutan.
Program ini tidak hanya mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat desa, tetapi juga memberikan sumber pendapatan baru bagi koperasi melalui fee based income.
“Itu merupakan salah satu bentuk inklusi keuangan yang berkelanjutan dan dapat menghemat menghasilkan fee base income buat koperasi desa Merah Putih itu sendiri,” tambah Aldila.
Ia berharap, model bisnis ini dapat membuat KDKMP semakin maju dan menjadi inspirasi bagi koperasi lain di seluruh Indonesia. Aldila bahkan menyoroti kisah sukses koperasi yang merintis dari nol.
"Tadi disampaikan di forum ada koperasi yang tanpa modal tapi bisa terus bangkit ya. Bisa terus bangkit, terus bisa terus berkembang. Akhirnya dia punya omset sendiri sampai Rp120 juta dan koperasi seperti itu layaknya bisa ditiru dan menjadi contoh bagi koperasi lainnya yang mungkin baru merintis dan semua ini dalam rangka untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.”
Dukungan ini disambut baik oleh Kepala Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah, Eddy Sulistiyo Bramiyanto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Dukung Semangat Berbagai Generasi Muda, Semen Gresik Bersama FORSA Hadirkan Keceriaan Puluhan Siswa
-
Usai Pidato Presiden, Gubernur Ahmd Luthfi Tegaskan Satu Tujuan: Sejahterakan Rakyat
-
SMPN 1 Blora dan Dinas Pendidikan Telusuri Dugaan Perundungan Siswa Kelas IX
-
Sidang Korupsi Fadia Arafiq Ungkap Dugaan Pencopotan Outsourcing Bermotif Politik
-
BRImo Makin Diminati, 49,7 Juta Pengguna dan Transaksi Rp4.166 Triliun