- Mobil Honda Mobilio kecelakaan tunggal di jalur menanjak Jatiyoso, Karanganyar, Jawa Tengah pada Selasa sore (17/2/2026).
- Kendaraan kehilangan tenaga saat menanjak tajam, menyebabkan mobil meluncur mundur dan terperosok ke perkebunan warga setempat.
- Kecelakaan ini mengakibatkan enam penumpang keluarga asal Sragen mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke rumah sakit.
SuaraJawaTengah.id - Perjalanan wisata yang seharusnya menjadi momen santai berubah menjadi peristiwa yang menegangkan bagi satu keluarga asal Sragen. Sebuah mobil Honda Mobilio dengan nomor polisi AD 1898 HN mengalami kecelakaan tunggal di jalur menanjak kawasan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Selasa (17/2/2026) sore.
Kejadian ini tidak hanya mengejutkan warga sekitar, tetapi juga menjadi pengingat penting tentang risiko berkendara di jalur perbukitan yang memiliki kontur ekstrem. Berikut enam fakta utama di balik kecelakaan yang menyebabkan enam orang mengalami luka-luka tersebut.
1. Terjadi di Jalan Menanjak dan Berkelok Kawasan Jatiyoso
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 15.30 WIB di Jalan Beruk–Wonorejo, tepatnya di Dusun Jengglong, Desa Wonorejo, Kecamatan Jatiyoso. Jalur ini dikenal memiliki karakteristik tanjakan curam dan tikungan tajam, yang menuntut konsentrasi tinggi dari pengemudi.
Mobil Honda Mobilio tersebut melaju dari arah utara menuju selatan, melewati jalur perbukitan yang relatif sepi. Namun saat mencapai tikungan menanjak, kendaraan tiba-tiba kehilangan tenaga dan tidak mampu melanjutkan perjalanan ke atas.
Kondisi jalan yang menanjak tajam diduga menjadi faktor utama yang menyebabkan kendaraan kehilangan momentum.
2. Mobil Tidak Kuat Menanjak dan Justru Meluncur Mundur
Menurut keterangan pihak kepolisian, kendaraan sempat berhenti di tengah tanjakan sebelum akhirnya bergerak mundur. Situasi ini terjadi sangat cepat dan membuat pengemudi kesulitan mengendalikan kendaraan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Karanganyar, Iptu Faham R, menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut merupakan kecelakaan tunggal akibat kendaraan tidak mampu menanjak.
Baca Juga: Mengenal Jalur Tengkorak di Jawa Tengah: Deretan Cerita Mistis dan Tragedi Maut Legendaris
"Pada saat di tikungan itu, kendaraan tidak kuat menanjak dan berjalan mundur sehingga terperosok ke perkebunan warga," jelasnya.
Meski pengemudi berusaha mengendalikan kemudi, mobil terus meluncur ke belakang hingga keluar dari badan jalan.
3. Kendaraan Terperosok ke Kebun Warga di Sisi Jalan
Mobil akhirnya terperosok ke kebun milik warga yang berada di sisi jalan. Posisi kendaraan terlihat miring, dengan roda tertanam di tanah dan bagian belakang tersangkut di semak-semak.
Jejak tanah yang tergerus roda menunjukkan bagaimana kendaraan tersebut meluncur mundur sebelum berhenti. Bagian depan mobil menghadap ke arah lereng, sementara bagian belakang tertahan vegetasi kebun.
Situasi ini menciptakan suasana tegang di lingkungan sekitar yang sebelumnya tenang. Warga setempat segera mendekati lokasi setelah mendengar suara benturan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
Terkini
-
BRI KKB Expo 2026 Serentak Digelar di 131 Titik, Usung Promo KKB dengan Suku Bunga 1,80%
-
Pertamina Tegaskan Tak Ada Kelangkaan BBM di Jateng-DIY
-
Borobudur Marathon 2026 Tersedia 12.500 Peserta, Targetkan Perputaran Ekonomi Rp100 Miliar
-
Penguatan Dana Murah BRI Turunkan Cost of Fund dan Perkuat Profitabilitas
-
Lewat Nyaman Bersama Mandiri, Bank Mandiri Perkuat Kualitas Layanan dan Pengalaman Nasabah