- Dua remaja, Ady Aryaguna dan Levi Hengki, tenggelam saat mandi di Sungai Tunjungharjo, Grobogan, pada Rabu (18/2/2026).
- Basarnas dan tim SAR gabungan berhasil menemukan kedua korban meninggal dunia setelah terseret derasnya arus sungai.
- Korban pertama ditemukan pada Kamis malam dan korban kedua ditemukan Jumat dini hari, kemudian operasi SAR resmi ditutup.
SuaraJawaTengah.id - Operasi pencarian dua remaja yang hilang tenggelam di Sungai Tunjungharjo, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah akhirnya menemukan titik terang.
Namun, hasilnya menyisakan duka mendalam. Tim SAR gabungan berhasil menemukan kedua korban dalam kondisi meninggal dunia setelah terseret arus sungai yang deras.
Peristiwa memilukan ini menjadi pengingat keras bahwa sungai yang tampak tenang bisa berubah berbahaya dalam hitungan menit, terutama saat debit air meningkat.
1. Berawal dari Aktivitas Mandi di Sungai
Insiden tragis ini terjadi pada Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Dua remaja, Ady Aryaguna (15) dan Levi Hengki Kurniawan (15), diketahui bermain sekaligus mandi di Sungai Tunjungharjo.
Keduanya merupakan warga Desa Tunjungharjo, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan. Aktivitas mandi di sungai memang sudah menjadi kebiasaan sebagian warga, terutama kalangan anak dan remaja.
Namun nahas, saat itu kondisi arus sungai ternyata sedang deras. Diduga kuat, kedua remaja tidak menyadari perubahan arus hingga akhirnya terseret dan hilang.
2. Warga Panik, Laporan Darurat Segera Masuk
Kejadian tenggelamnya dua remaja tersebut sontak membuat warga sekitar panik. Upaya pencarian mandiri sempat dilakukan, namun hasilnya nihil.
Baca Juga: BRI Peduli Salurkan Bantuan CSR untuk Gapura Tanjung Water Park, Dukung Ekonomi Lokal Grobogan
Warga kemudian melaporkan peristiwa itu kepada pihak berwenang. Laporan cepat ini menjadi kunci sehingga operasi pencarian bisa segera dilakukan secara terkoordinasi.
3. Basarnas dan Tim SAR Gabungan Turun Tangan
Merespons laporan tersebut, Basarnas Pos SAR Jepara bersama tim SAR gabungan langsung bergerak ke lokasi.
Penyisiran difokuskan di aliran sungai wilayah Dukuh Ngambleg, Desa Tunjungharjo. Tim bekerja dengan berbagai metode, mulai dari penyisiran permukaan air, pemantauan bantaran sungai, hingga pengamatan titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi korban tersangkut. Kondisi arus yang cukup kuat menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan.
4. Korban Pertama Ditemukan Setelah Pencarian Intensif
Upaya tanpa henti akhirnya membuahkan hasil. Pada Kamis (19/2/2026) pukul 21.15 WIB, korban pertama, Ady Aryaguna, berhasil ditemukan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mengawali Pekan, Semarang dan Wilayah Jateng Lainnya Diprakirakan Diguyur Hujan Ringan Hari Ini
-
Jelang Iduladha 2026, Muhammadiyah Semarang Siapkan 50 Lokasi Salat Ied Tersebar di Penjuru Kota
-
Ada Tempat Hiling Baru, 23 Semarang Shopping Center Resmi Buka dengan Konsep Oase yang Bikin Fomo
-
Dampingi Prabowo Panen Raya, Ahmad Luthfi Sebut Budidaya Udang Memiliki Prospek Bagus
-
Sambut Demam World Cup, adidas Buka Toko Terbesar di Jateng Berkonsep 'Home of Sport' di Semarang