Ilustrasi membaca buku (Pexels/AndreyPopov)
Baca 10 detik
- Dinas Perpustakaan Sleman mencatat penurunan kegemaran membaca signifikan akibat tingginya penggunaan internet oleh masyarakat.
- Pada 2025, peringkat kegemaran membaca Sleman di DIY turun menjadi ketiga di bawah Kulon Progo dan Bantul.
- Keterbatasan armada perpustakaan keliling hanya menjangkau sekitar 85 sekolah dari total lebih dari 600 institusi.
"Permintaan untuk kunjungan perpustakaan keliling itu meningkat tetapi karena keterbatasan armada yang kami miliki sehingga masih setiap tahunnya hanya mampu sampai angka 83 sampai 85 sekolah," tandasnya.
Pihaknya mengaku sudah menyiapkan beberapa strategi untuk mendongkrak angka-angka tadi. Termasuk penguatan perpustakaan desa hingga digitalisasi kearsipan menyeluruh.
Kemudian mengoptimalkan Sleman baca melalui program Digital Literacy Corner (DLC) yang memberikan layanan perpustakaan atau e-Library.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Polda Jateng Tangkap Mahasiswa Penyebar Konten Pornografi Berbasis Deepfake
-
Jateng dan Kaltim Teken Kerja Sama Raksasa Rp20,2 Triliun, Pasok Pangan hingga Dukung IKN!
-
Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup
-
Sinergi Fiskal dan Perbankan Diperkuat, BRI Siap Dorong Pembiayaan Sektor Produktif
-
Dana Transfer ke Daerah Dipangkas, Gus Yasin Pastikan Gaji ASN Jateng Tidak Terkendala