- Wakil Ketua DPRD Jateng Sarif Abdillah menyatakan budaya membaca penting untuk menghadapi bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045.
- Berdasarkan data Perpustakaan Nasional, Tingkat Kegemaran Membaca masyarakat Jawa Tengah pada tahun 2024 mencapai angka 73,91 persen.
- Sarif meminta pemerintah daerah mengelola perpustakaan secara optimal guna meningkatkan kualitas SDM serta mendukung pembangunan daerah.
SuaraJawaTengah.id - Budaya membaca konvensional dengan menggunakan buku fisik tetap perlu dijaga di era digital, karena membangun kemampuan memahami informasi secara mendalam dan melatih fokus yang lebih baik.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah mengatakan, budaya membaca memiliki dampak yang luas pada perkembangan sosial dan intelektual masyarakat.
"Membaca dapat meningkatkan pemahaman tentang dunia di sekitar kita, membantu mengembangkan empati dan pemahaman terhadap perspektif orang lain, serta memperluas wawasan dan pengetahuan kita tentang berbagai topik," ungkapnya.
Kakung, sapaan akrab Sarif menegaskan, penguatan budaya baca dan literasi menjadi langkah strategis dalam menghadapi bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045.
"Karena membaca juga merupakan sarana yang efektif untuk belajar dan mengembangkan keterampilan berpikir kritis, berbicara, dan menulis. Dengan membaca, masyarakat dapat mengasah kemampuan mereka dalam memproses informasi, menganalisis argumen, dan menyampaikan gagasan dengan lebih baik," sebut ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Tengah ini.
Berdasarkan data Perpustakaan Nasional, Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) masyarakat Jateng pada 2024 lalu sebesar 73,91%.
Kakung tak menampik, perkembangan teknologi telah mengubah cara masyarakat mengakses dan memperoleh informasi. Kondisi tersebut membuat pendekatan literasi perlu terus beradaptasi, namun tetap diimbangi dengan penguatan kemampuan membaca secara konvensional, terutama bagi anak-anak.
"Satu sisi, kemampuan membaca dan memahami informasi secara mendalam merupakan fondasi yang harus diperkuat sebelum masyarakat memanfaatkan berbagai aplikasi dan perangkat digital untuk mengakses bahan bacaan," terang legislator dari daerah pemilihan (dapil) Banyumas dan Cilacap ini.
Untuk membangun budaya membaca yang kuat, Kakung mengakui, penting untuk melibatkan semua anggota masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
Baca Juga: Jateng Dikepung Zona Megathrust dan Sesar Aktif, Wakil Ketua DPRD: Warga Harus Waspada!
Kakung pun menilai perpustakaan perlu diposisikan sebagai instrumen strategis dalam pembangunan daerah. Menurutnya, perhatian dan pengelolaan perpustakaan yang baik oleh pemerintah daerah dapat menjadi daya ungkit bagi peningkatan literasi, kualitas sumber daya manusia (SDM), hingga pembangunan daerah.
"Karena keberadaan perpustakaan memiliki keterkaitan erat dengan peningkatan kualitas pendidikan, literasi, dan SDM yang pada akhirnya dapat mendukung peningkatan indeks pembangunan manusia," terangnya.
Atas dasar itu, Kakung meminta pemerintah daerah memberikan perhatian lebih terhadap pengelolaan perpustakaan, termasuk dengan menempatkan pejabat yang memiliki kompetensi dan keahlian di bidang perpustakaan.
"Karena Perpustakaan yang mampu membangun ekosistem literasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, dapat menjadi contoh sekaligus memiliki daya ungkit terhadap pembangunan daerah," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- 5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
BRILink Agen BRI Buka Peluang Ekonomi, Mitra di Rembang Layani hingga 100 Transaksi per Hari
-
Kader Gerindra Semarang Geruduk Polrestabes, Desak Kasus Penyadapan Prabowo Diusut Tuntas!
-
Wagub Taj Yasin Minta Baznas-Lazismu Sinergi Ikut Entaskan Kemiskinan
-
Tak Sekadar Olahraga, BRI BO Cepu Gelar Charity Run dan Walk untuk Berbagi dengan Anak Yatim
-
Dukung Masa Depan Buah Hati, BRI Private dan Prioritas Gandeng Sequoia School