- Jawa Tengah memprediksi menerima 17,3 juta pemudik Lebaran 2026; Pemprov prioritaskan keselamatan dan kenyamanan.
- Pemprov Jateng siapkan posko terpadu, perbaikan jalan, dan program mudik gratis sebagai antisipasi arus jutaan pemudik.
- Pengamanan melibatkan 28.980 personel gabungan untuk fokus pada keamanan, keramahan, serta mitigasi stok dan bencana.
SuaraJawaTengah.id - Aroma kerinduan akan kampung halaman mulai tercium seiring mendekatnya Lebaran 2026. Jutaan pasang mata kini tertuju pada Jawa Tengah, provinsi yang diprediksi akan menjadi "magnet" bagi belasan juta pemudik.
Angka fantastis 17.300.000 pemudik diperkirakan akan "tumplek blek" masuk wilayah ini, sebuah tantangan besar yang siap dihadapi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan segala kesiapan.
Gubernur Ahmad Luthfi tak main-main, ia menekankan satu hal utama: keselamatan, keamanan, dan kenyamanan masyarakat adalah prioritas nomor satu.
"Rapat lintas sektoral ini untuk menyamakan persepsi dalam rangka kesiapan arus mudik dan balik. Diprediksi tahun ini ada sekitar 17.300.000 pemudik akan masuk tumplek blek ke wilayah Jawa Tengah," kata Luthfi saat memimpin rapat koordinasi lintas sektoral bersama bupati dan walikota beserta forkopimda se-Jawa Tengah di gedung Gradhika Bhakti Praja Semarang, pada Senin (9/3/2026).
Pertemuan ini bukan sekadar formalitas, melainkan upaya menyatukan visi dan misi seluruh elemen daerah untuk memastikan setiap detail persiapan berjalan mulus.
Di balik angka jutaan pemudik itu, ada cerita-cerita tentang perjuangan, kerinduan, dan harapan untuk berkumpul dengan keluarga. Maka, kesiapan sarana prasarana, ketersediaan bahan pokok, hingga mitigasi bencana menjadi sangat krusial.
Pemprov Jateng telah bergerak cepat. Posko Terpadu di Kantor Dinas Perhubungan Jateng, Posko Kewilayahan di enam Balai Pengelola Sarana Prasarana Perhubungan, hingga posko di 23 Terminal Tipe B telah disiagakan.
Patroli mobile di lokasi rawan macet, pemasangan rambu portable, 10 titik CCTV tambahan, serta program mudik dan balik rantau gratis juga menjadi bagian dari upaya menyeluruh ini.
Jalan berlubang, momok menakutkan bagi pemudik, kini menjadi fokus utama perbaikan.
Baca Juga: Seret Nama Gubernur di Pusaran OTT, Ahmad Luthfi Ungkap Fakta Pertemuan dengan Fadia A Rafiq
"Perbaikan jalan berlubang serta pemasangan rambu lalu lintas dan penerangan jalan terus dikebut dalam beberapa waktu terakhir," ujar Luthfi.
Kecepatan penanganan sangat diperlukan untuk memastikan setiap jalan mulus, agar perjalanan pemudik lancar dan aman.
Tak hanya infrastruktur, perut pemudik dan stabilitas harga juga menjadi perhatian. Gubernur meminta agar "operasi pasar dan pengecekan dari Satgas Pangan terus dilakukan."
Ia tak ingin ada kekurangan stok bahan pokok atau penimbunan yang memicu kenaikan harga dan inflasi. "Operasi pasar kita perbanyak, saat ini sudah sampai sekitar 300-an kegiatan dilakukan di seluruh kabupaten/kota," paparnya.
Suplai energi seperti gas Elpiji, Bahan Bakar Minyak (BBM), dan listrik juga dipastikan aman. Pertamina menjamin stok Elpiji dan BBM cukup, sementara PLN telah menyiapkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) untuk mengakomodasi tren kendaraan listrik.
"Gas cukup. Saya ingatkan masyarakat untuk tidak panic buying, nggak usah latah, nggak usah kemrungsung. Stok bbm sangat cukup, kemarin Gus Yasin sudah mengecek ke lapangan, perwakilan Pertamina menyampaikan stok cukup untuk 2 bulan ke depan," tegas Luthfi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
BRI DPLK: Cara Buka Dana Pensiun dan Aktifkan Autopayment di BRImo
-
Polisi Libatkan Densus 88 dan Jatanras Usut Pembakaran Warung Mi dan Babi di Sukoharjo
-
Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu
-
20 Ribu Prompt Belum Tentu Jadi Hak Cipta, Pakar Soroti Batas Karya AI
-
UU Ketenagakerjaan Dikejar Deadline, Akademisi Soroti Minimnya Riset Empiris