- Realisasi investasi Jawa Tengah tahun 2025 mencapai Rp88,50 triliun, meningkat 28,88 persen dari tahun sebelumnya.
- Ledakan investasi tersebut menciptakan 418.138 lapangan kerja baru, menempatkan provinsi ini posisi ketiga se-Jawa.
- Kinerja ekonomi didukung inflasi terkendali di bawah 3% dan tingkat pengangguran terbuka sekitar 4,6 persen.
SuaraJawaTengah.id - Ada apa di Jawa Tengah? Provinsi ini diam-diam mencetak rekor fantastis dalam dunia investasi, memicu lonjakan ekonomi yang tak terduga dan menciptakan ratusan ribu lapangan kerja baru.
Angka-angka yang baru terungkap ini bukan sekadar statistik, melainkan bukti nyata transformasi ekonomi yang sedang terjadi, menjanjikan masa depan cerah bagi masyarakatnya. Apa rahasia di balik kesuksesan ini?
Dr. Zulkifli Gayo, Ketua Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TPPD) Jawa Tengah, baru-baru ini membongkar data mengejutkan dalam acara "Ngabuburit Hukum & Ekonomi Bareng Gen Z: KUHP/KUHAP Baru, Apa Itu?" di Pendopo Rumah Dinas Bupati Boyolali, Rabu (11/3/2026).
Ia membeberkan bahwa realisasi investasi di Jawa Tengah sepanjang tahun 2025 meroket hingga Rp88,50 triliun.
Ini bukan angka biasa, melainkan peningkatan luar biasa sebesar 28,88 persen dibandingkan tahun 2024 yang hanya Rp68,67 triliun.
"Kenaikan ini menjadi salah satu indikator perbaikan kinerja ekonomi provinsi dalam setahun terakhir," tegas Zulkifli,
Ia menambahkan bahwa tren positif ini telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir, namun mencapai puncaknya pada tahun 2025.
"Jika dilihat dari tren beberapa tahun terakhir, kenaikan investasi terus meningkat dan mencapai puncaknya pada 2025 dengan kenaikan sekitar 28 persen dibanding tahun sebelumnya,” jelasnya.
Dampak paling mencengangkan dari ledakan investasi ini adalah terciptanya peluang kerja masif.
Baca Juga: Kepala Daerah di Jateng Wajib Siaga, Dilarang Tinggalkan Wilayah Selama Lebaran!
Berdasarkan data terbaru tahun 2025, Jawa Tengah berhasil menyerap 418.138 tenaga kerja.
Angka ini menempatkan provinsi yang dipimpin Ahmad Luthfi itu di posisi ketiga terbesar di Pulau Jawa dalam hal penciptaan lapangan kerja, mengungguli banyak provinsi besar lainnya.
"Dalam satu tahun terakhir, Jawa Tengah mampu menciptakan lapangan kerja dalam jumlah besar sehingga berdampak pada penurunan tingkat pengangguran," ujar Zulkifli.
Tingkat pengangguran terbuka di Jawa Tengah kini berada di sekitar 4,6 persen, angka yang tergolong rendah dan patut diacungi jempol.
Selain penciptaan lapangan kerja, stabilitas ekonomi Jawa Tengah juga menjadi sorotan.
Tingkat inflasi berhasil dijaga di bawah 3 persen, sebuah pencapaian yang menunjukkan pengelolaan ekonomi yang hati-hati dan efektif.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah
-
Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan
-
Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun
-
Dugaan Tabrak Lari di Bantul, Pengemudi Mobil Ditangkap Warga Usai Hantam Pemotor Hingga Tewas
-
Desain Final Stadion Kendal Tornado FC Dirilis, Pembangunan Dimulai Tahun Depan