- Pertamina Patra Niaga menggelar operasi pasar dengan 9 juta lebih tabung LPG 3 kg di Jateng dan DIY.
- Tambahan pasokan ini setara kenaikan 24% dari konsumsi normal untuk antisipasi Ramadan dan Lebaran 2026.
- Distribusi dilakukan bertahap melalui skema fakultatif dan *extra dropping* untuk menjaga stok di pangkalan.
SuaraJawaTengah.id - Kekhawatiran akan kelangkaan gas 'melon' saat kebutuhan memasak untuk sahur, berbuka, hingga hidangan Lebaran melonjak, coba dijawab tuntas oleh PT Pertamina Patra Niaga.
Tak tanggung-tanggung, operasi pasar besar-besaran disiapkan dengan membanjiri wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan tambahan pasokan lebih dari 9 juta tabung LPG 3 kg.
Langkah strategis ini diambil untuk menjamin ketenangan masyarakat selama periode krusial Ramadan, puncak arus mudik, hingga libur panjang Hari Raya Idulfitri 2026. Total tambahan pasokan yang digelontorkan mencapai angka fantastis, yakni 9.047.530 tabung.
Dari jumlah tersebut, alokasi terbesar ditujukan untuk Jawa Tengah yang menerima 8.225.930 tabung, sementara wilayah DIY mendapatkan jatah 821.600 tabung.
Jika dibandingkan dengan konsumsi normal di kedua provinsi yang mencapai 37,7 juta tabung per bulan, tambahan ini setara dengan peningkatan pasokan sebesar 24 persen. Angka ini diyakini lebih dari cukup untuk meredam potensi lonjakan permintaan.
Area Manager Communication, Relations, & CSR Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, menegaskan komitmen Pertamina untuk menjaga stabilitas hingga ke level paling bawah yang bersentuhan langsung dengan konsumen.
“Kami memastikan tambahan pasokan LPG 3 kg ini dapat menjaga kehandalan stok di lapangan, terutama di tingkat pangkalan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan LPG 3 kg selama Ramadan hingga Lebaran,” ujar Taufiq, Minggu (15/3/2026).
Penyaluran jutaan tabung gas ini tidak dilakukan serentak, melainkan secara bertahap dan terencana melalui dua skema utama. Pertama, melalui penyaluran fakultatif (pengganti hari libur) sebanyak 5,9 juta tabung yang dijadwalkan pada 17 Februari, 19 Maret, 21 Maret, dan 3 April 2026.
Kedua, melalui *extra dropping* atau tambahan pasokan di luar jadwal reguler sebanyak 3,1 juta tabung yang sudah mulai didistribusikan sejak akhir Februari untuk terus mempertebal stok di pangkalan-pangkalan.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Gelar Khitan Massal di Cilacap, Wujud Syukur HUT ke-68 Pertamina
Sembari menjamin ketersediaan, Pertamina juga kembali mengingatkan agar subsidi energi ini bisa dinikmati oleh mereka yang berhak. Masyarakat dengan ekonomi mampu diimbau untuk beralih menggunakan produk non-subsidi seperti Bright Gas 5,5 kg dan 12 kg.
“Kami juga mengimbau masyarakat agar melakukan pembelian LPG 3 kg di pangkalan resmi Pertamina. Selain stoknya terjamin, harganya juga dipastikan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah, yakni paling tinggi di Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp18.000. Saat ini masyarakat juga dapat dengan mudah mengetahui lokasi pangkalan terdekat melalui laman subsiditepatlpg.mypertamina.id,” tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Kendal Tornado FC vs Persela: Motivasi Tutup Musim dengan Happy Ending
-
Duh! Dugaan Kekerasan Seksual Oknum Kiai di Pati, Korban Capai 50 Orang
-
Hardiknas Jateng 2026: Ahmad Luthfi Genjot Peran SMK Tani Jadi Motor Ketahanan Pangan
-
Luncurkan Program Edu Pride, Saloka Apresiasi 1.000 Siswa dan Guru Berprestasi di Jawa Tengah
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan