- Curah hujan ekstrem di Kudus pada 13-14 Januari menyebabkan SPBU Tanggulangin tutup sementara karena terendam banjir.
- Pertamina memutus listrik SPBU pada pukul 06.00 WIB sebagai langkah antisipasi keamanan fasilitas dari genangan air.
- Alih suplai BBM dilakukan ke SPBU terdekat untuk menjamin ketersediaan bahan bakar bagi masyarakat Kudus.
SuaraJawaTengah.id - Curah hujan ekstrem yang melanda Kabupaten Kudus sejak Senin malam (13/1) hingga Selasa pagi (14/1) telah menyebabkan dampak signifikan, salah satunya adalah terhentinya operasional SPBU 44.593.15 Tanggulangin.
SPBU ini terpaksa ditutup sementara setelah terendam banjir, sebuah langkah antisipasi yang cepat diambil oleh Pertamina Patra Niaga untuk menjamin keselamatan dan keamanan fasilitas serta pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM).
Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, menjelaskan kronologi kejadian.
"Genangan air mulai meningkat sejak pukul 05.30 WIB, dan pada pukul 06.00 WIB, pihak SPBU segera memutus aliran listrik serta menutup operasional. Ini adalah langkah antisipasi krusial demi menjaga keselamatan dan keamanan fasilitas," ujar Taufiq.
Ia menambahkan bahwa sebelum ketinggian air meningkat, seluruh fillpot (lubang pengisian tangki) telah dipastikan tertutup rapat.
"Saat ini SPBU dalam kondisi stop operasi sementara,” tegasnya.
Taufiq juga menegaskan komitmen Pertamina Patra Niaga terhadap kualitas dan keamanan BBM.
Setelah banjir surut, SPBU akan menjalani pemeriksaan menyeluruh, termasuk pengujian untuk mendeteksi kemungkinan adanya kontaminasi air, sebelum diizinkan beroperasi kembali.
Prosedur ketat ini penting untuk memastikan BBM yang dijual kepada masyarakat tetap berkualitas dan aman digunakan.
Baca Juga: Banjir Semarang: Pertamina Gandeng Komunitas Motor Salurkan Bantuan, Bukti Solidaritas!
Untuk memastikan masyarakat Kudus tetap dapat mengakses BBM tanpa hambatan, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah telah mengimplementasikan strategi alih suplai.
Layanan dialihkan ke SPBU terdekat yang masih beroperasi normal, yaitu SPBU 44.593.04 Matahari yang berjarak sekitar 3,7 km, dan SPBU 44.593.16 Tanjung Karang dengan jarak sekitar 2,9 km.
“Kami mengimbau masyarakat untuk sementara melakukan pengisian BBM di SPBU terdekat tersebut,” kata Taufiq.
Lebih lanjut, Taufiq mengingatkan seluruh SPBU, khususnya di wilayah Kudus dan sekitarnya, untuk tetap waspada terhadap potensi dampak banjir yang mungkin masih terjadi.
"Pertamina terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan mengingatkan seluruh SPBU agar tetap waspada," tutupnya.
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menegaskan komitmennya untuk menjaga kelancaran distribusi BBM serta keselamatan operasional di tengah kondisi cuaca ekstrem.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu
-
20 Ribu Prompt Belum Tentu Jadi Hak Cipta, Pakar Soroti Batas Karya AI
-
UU Ketenagakerjaan Dikejar Deadline, Akademisi Soroti Minimnya Riset Empiris
-
Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC
-
Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor