- Pada hari ke-4 Operasi Ketupat Candi, 31.446 kendaraan keluar GT Kalikangkung dari Jakarta menuju Semarang.
- Puncak kepadatan arus keluar GT Kalikangkung terjadi antara pukul 14.00 hingga 15.00 WIB dengan 2.044 kendaraan melintas.
- Volume kendaraan menuju Jakarta naik 12,4% dibanding hari sebelumnya, meskipun arus secara umum terpantau lancar.
SuaraJawaTengah.id - Perkembangan arus lalu lintas pada Operasi Ketupat Candi hari ke-4 menunjukkan pergerakan kendaraan yang masih cukup tinggi di Gerbang Tol Kalikangkung, yang menjadi pintu utama kendaraan dari arah Jakarta menuju Kota Semarang.
Berdasarkan rekapitulasi volume lalu lintas selama 1x24 jam mulai pukul 06.00 WIB tanggal 16 Maret hingga 06.00 WIB tanggal 17 Maret 2026, tercatat sebanyak 31.446 kendaraan keluar (exit) dari arah Jakarta menuju Semarang melalui GT Kalikangkung.
Puncak kepadatan arus kendaraan terjadi pada pukul 14.00–15.00 WIB dengan jumlah 2.044 kendaraan melintas dalam satu jam.
Sementara itu kendaraan yang masuk (entrance) dari arah Semarang menuju Jakarta tercatat sebanyak 17.376 kendaraan, dengan puncak lintasan terjadi pada pukul 15.00–16.00 WIB sebanyak 976 kendaraan.
Data tersebut menunjukkan bahwa rentang waktu siang hingga sore hari, khususnya antara pukul 14.00 hingga 16.00 WIB, masih menjadi periode dengan intensitas kendaraan tertinggi yang melintas di GT Kalikangkung.
Jika dibandingkan dengan data pada hari sebelumnya, volume kendaraan yang keluar dari arah Jakarta menuju Semarang melalui GT Kalikangkung tercatat mengalami penurunan sebesar 2.162 kendaraan atau sekitar 6,4 %.
Namun demikian, kendaraan yang menuju arah Jakarta mengalami kenaikan sebesar 1.919 kendaraan atau sekitar 12,4 %.
Kasatgas Humas Operasi Ketupat Candi 2026, Kombes Pol Artanto, menyampaikan terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap perkembangan arus kendaraan di GT Kalikangkung guna memastikan kelancaran mobilitas masyarakat.
“Berdasarkan data pemantauan, kepadatan kendaraan di GT Kalikangkung masih terjadi pada siang hingga sore hari, khususnya pada pukul 14.00 hingga 16.00 WIB. Meski terjadi peningkatan volume kendaraan pada jam-jam tertentu, kondisi lalu lintas secara umum masih terpantau lancar dan terkendali,” ujar Kombes Pol Artanto. Selasa (17/3/2026)
Baca Juga: Gandeng Pihak Swasta, Lebih dari 16.000 Masyarakat Nikmati Mudik Gratis ke Jawa Tengah
Ia juga mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan agar mengatur waktu keberangkatan dengan baik untuk menghindari jam-jam padat.
Juga tetap mengutamakan keselamatan dengan mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima selama perjalanan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Analisis Militer: Iran Pakai Strategi 'Vietnam Kedua' yang Bikin AS Putus Asa
-
Amerika Serikat Akhirnya Akui 200 Tentara Jadi Korban Rudal Kiamat Iran
-
6 Fakta Kecelakaan Bus Haryanto Tabrak 5 Mobil Pemudik di Tol Batang
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
Terkini
-
Awas! Puncak Arus Kendaraan di Gerbang Tol Kalikangkung Terjadi Pukul 14.0016.00 WIB
-
Waspada! Semarang Berpotensi Diguyur Hujan Hari Ini
-
Daftar Promo Daging Lebaran 2026 di Semarang, Harga Mulai Rp115 Ribu per Kg
-
5 Fakta Tragedi Tongtek di Pati, Pemuda 19 Tahun Dikeroyok Saat Cari Sahur
-
6 Fakta Kecelakaan Bus Haryanto Tabrak 5 Mobil Pemudik di Tol Batang