- Kasus dugaan pelecehan seksual oleh kader HMI Kota Semarang memicu penyelidikan Ditres PPA-PPO Polda Jawa Tengah.
- Kronologi viral melalui akun X menunjukkan pelaku menggunakan ancaman dan paksaan agar korban bertemu di kos.
- Polda Jateng sedang mendalami kasus ini setelah menerima laporan resmi dan mengecek keterangan dari HMI Unissula.
SuaraJawaTengah.id - Sebuah kasus dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh seorang kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kota Semarang, kini menjadi viral di media sosial.
Bahkan saat ini memicu penyelidikan serius oleh Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan Anak dan Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA-PPO) Polda Jawa Tengah.
Insiden ini kembali menyoroti pentingnya ruang aman dan penegakan hukum terhadap kasus kekerasan berbasis gender.
Baru-baru ini, salah satu akun X (@Xbacottetangga) membocorkan kronologi sebelum dugaan pelecehan berlangsung, memberikan gambaran detail tentang komunikasi antara terduga pelaku dan korban.
Akun X tersebut menyebut bahwa terduga pelaku menghubungi korban lewat pesan singkat dan mengajaknya bertemu. Komunikasi dilakukan secara aktif dan berulang kali, dengan pelaku terlihat sangat persuasif dan terus mendorong agar korban meluangkan waktu untuk bertemu hari itu juga.
Situasi menjadi semakin mencekam ketika pelaku mulai melontarkan kalimat-kalimat bernada ancaman dan paksaan.
"Pelaku bersikeras: “bisa ga ke kost dulu”, “nanti abang jemput di kost”, “nih abang udah diluar soalnya”, bahkan “mau abang culik sekalian apa?," tulis akun tersebut, seperti dilansir pada Kamis (26/3/2026).
Korban, menurut keterangan akun tersebut, berulang kali menolak dan ingin pertemuan dilakukan di tempat terbuka. Namun, pelaku terus mendorong untuk bertemu secara privat.
"Akhirnya korban mengikuti arahan pelaku dan kembali ke kos," lanjut akun X tersebut.
Baca Juga: Mengejutkan! Ledakan Petasan Jelang Lebaran Tewaskan Bocah 9 Tahun di Semarang
Kondisi di luar semakin memperparah situasi, karena Pelaku datang saat hujan deras, meminta masuk ke area depan kos dengan alasan menghindari hujan.
"Korban hanya mengizinkan pelaku berada di ruang tamu saja, karena kos tersebut khusus putri," tulisnya.
Setelah kasus ini mencuat, terduga pelaku juga sempat mengancam akan melaporkan balik korban dengan dugaan pencemaran nama baik.
Namun, akun HMI Unissula Semarang merespons dengan tegas. "Hmiunissula menegaskan bahwa kronologi ini disusun berdasarkan fakta dan keterangan korban, bertujuan mencari keadilan, bukan mencemarkan nama baik siapa pun," tutup akun tersebut.
Diketahui, Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, mengungkapkan bahwa kasus yang dialami kader HMI ini semula dilaporkan ke SPKT Polda Jateng, kemudian diteruskan kepada penyidik Ditres PPA.
Pihaknya menjelaskan proses penyelidikan kini sedang dikerjakan tim Ditres PPA. Pihaknya membenarkan bahwa pihaknya sudah menerima informasi bahwa kroscek kebenaran juga dilakukan dengan melihat postingan dari HMI Unissula Semarang di akun Instagram.
Berita Terkait
-
Mengejutkan! Ledakan Petasan Jelang Lebaran Tewaskan Bocah 9 Tahun di Semarang
-
One Way Lokal di Tol Semarang Masih Dilakukan, Lalu Lintas Terpantau Ramai Lancar
-
BRI Semarang Ahmad Yani Buka Posko Mudik BRImo di Rest Area KM 429 Tol Semarang - Solo
-
10 Kuliner Pedas Semarang yang Wajib Dicoba Saat Mudik Lebaran 2026
-
50 Lokasi Salat Idulfitri Muhammadiyah Semarang 2026 pada 20 Maret, Ini Daftar Lengkapnya
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
'Mau Abang Culik?', Bocoran Chat Oknum Kader HMI yang Dikaitkan dengan Dugaan Pelecehan
-
Waspada! BMKG Prediksi Hujan Lebat Landa Jateng Selatan, Pemudik Diimbau Berhati-hati
-
Keseriusan Kapolri Kawal Mudik Lebaran 2026 Fatalitas Lakalantas Turun 30,41 Persen
-
Nahas! Dikira Gagal Meledak, Petasan Raksasa Renggut Nyawa Bocah 10 Tahun di Blora
-
Kejar-kejaran Polisi dengan Pemuda Asal Brebes Berujung Maut, Ini 4 Fakta yang Terungkap