Budi Arista Romadhoni
Sabtu, 28 Maret 2026 | 14:22 WIB
Ilustrasi menggunakan ponsel dan menikmati jaringan saat libur lebaran. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Trafik data di Brebes, Jawa Tengah, melonjak signifikan hingga 71,6% selama Lebaran 1447 H karena tingginya arus pemudik.
  • Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) berhasil mengelola lonjakan trafik menggunakan sistem prediksi berbasis Kecerdasan Buatan (AI).
  • Peningkatan kapasitas jaringan didukung investasi infrastruktur fisik, termasuk penambahan lebih dari 7.000 site yang ditingkatkan kapasitasnya.

SuaraJawaTengah.id - Peta digital arus mudik Lebaran 2026 menunjukkan satu wilayah yang menyala paling terang: Jawa Tengah. Provinsi ini menjadi saksi bisu dari "serbuan digital" jutaan pemudik, dengan Kabupaten Brebes mencatatkan diri sebagai episentrum lonjakan trafik data.

Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melaporkan kenaikan trafik di Brebes yang meledak hingga 71,6%, atau setara dengan 464 Terabyte data, selama periode Hari Raya Idulfitri 1447 H.

Fenomena ini bukan anomali. Data menunjukkan bahwa Brebes memimpin tren regional, diikuti oleh Cilacap dan Tegal yang juga mengalami pertumbuhan trafik data masif, masing-masing sebesar 59,3% dan 48,6%. 

Secara keseluruhan, lalu lintas data di seluruh Jawa Tengah tercatat naik signifikan sebesar 34,8% dibandingkan hari-hari biasa. Lonjakan dramatis ini secara langsung mencerminkan posisi Jawa Tengah sebagai salah satu tujuan utama pemudik, di mana lebih dari 37% pergerakan pemudik dari Jakarta tercatat menuju provinsi ini.

Menghadapi gelombang konektivitas yang terpusat ini, kesiapan infrastruktur digital diuji secara maksimal. Fahd Yudhanegoro, Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan “Peningkatan trafik yang tinggi di Regional Jawa Tengah menjadi salah satu bukti dari keberhasilan kami dalam menghadirkan jaringan andal di berbagai lokasi prioritas dan jalur mudik. Tentunya hal ini juga menjadi motivasi kami untuk terus menghadirkan pengalaman #LebihBaikIndosat bagi pelanggan kami di Regional Jawa Tengah.”

Keberhasilan Indosat mengawal lonjakan di Jawa Tengah tidak lepas dari strategi proaktif berbasis teknologi. Sebagai AI-TechCo, perusahaan ini mengerahkan sistem kecerdasan buatan (AI) untuk memprediksi dan mengelola kepadatan jaringan. 

Sistem AI Indosat mampu mengidentifikasi potensi kepadatan trafik hingga 60% lebih cepat, memungkinkan penyesuaian kapasitas di titik-titik krusial seperti jalur tol, jalur non-tol, dan rest area di sepanjang rute menuju dan di dalam Jawa Tengah.

Pendekatan ini menjadi jawaban atas tantangan lonjakan trafik nasional yang mencapai 20% lebih tinggi dibanding tahun lalu, sejalan dengan proyeksi pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). 

Di saat jutaan pelanggan mengakses aplikasi boros data seperti YouTube, TikTok, dan WhatsApp secara bersamaan, jaringan cerdas Indosat bekerja untuk memastikan pengalaman digital tetap lancar.

Baca Juga: Gandeng Pihak Swasta, Lebih dari 16.000 Masyarakat Nikmati Mudik Gratis ke Jawa Tengah

Desmond Cheung, Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menyampaikan “Periode mudik dan arus balik Lebaran merupakan ujian sesungguhnya bagi ketangguhan jaringan kami. Kami bersyukur atas kepercayaan jutaan pelanggan yang mengandalkan jaringan Indosat selama momen mudik yang sangat penting ini. Pencapaian ini mencerminkan upaya berkelanjutan kami dalam memperkuat kualitas dan keandalan jaringan di seluruh Indonesia, sebagai bagian dari transformasi kami menjadi AI-TechCo.”

Dukungan infrastruktur fisik menjadi fondasi dari kesuksesan ini. Investasi berupa peningkatan kapasitas di lebih dari 7.000 site, pembangunan lebih dari 1.600 site baru sejak April 2025, serta pengerahan lebih dari 75 Mobile BTS (MBTS) menjadi tulang punggung yang memastikan jaringan di Jawa Tengah dan wilayah lainnya tetap prima. 

Di lapangan, lebih dari 2.500 engineer bersiaga 24/7 di 46 kantor cabang dan 16 posko siaga untuk memastikan tidak ada gangguan berarti.

“Bagi Indosat, periode mudik ini bukan sekadar tentang angka, tetapi tentang kepercayaan dan keyakinan yang diberikan pelanggan kepada kami di momen-momen yang paling berarti. Kami merasa terdorong oleh jutaan pelanggan yang mengandalkan jaringan kami sepanjang masa mudik. Hal ini mencerminkan transformasi berkelanjutan Indosat sebagai AI-TechCo, seiring kami terus berinvestasi dalam memperkuat kualitas dan keandalan jaringan di seluruh Indonesia.” tutup Desmond.

Load More