- Presiden Prabowo Subianto menginisiasi pembangunan jembatan beton permanen di Desa Pilangrejo, Boyolali, melalui Program Jembatan Garuda Merah Putih.
- Proyek ini menggantikan jembatan bambu yang kerap rusak untuk menghubungkan Dukuh Jinggolo dan Dukuh Andong secara aman.
- Pembangunan jembatan bertujuan meningkatkan mobilitas warga, kelancaran akses pendidikan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal Desa Pilangrejo.
SuaraJawaTengah.id - Warga Desa Pilangrejo, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, segera memiliki jembatan beton yang lebih kokoh dan permanen. Jembatan yang dibangun melalui Program Jembatan Garuda Merah Putih ini akan menggantikan jembatan sasak berbahan bambu dan kayu yang selama ini menjadi satu-satunya akses penghubung antarwilayah.
Selama bertahun-tahun, masyarakat bergantung pada jembatan sederhana yang mudah rusak akibat paparan cuaca. Struktur kayu yang digunakan bahkan harus diganti secara berkala, rata-rata setiap enam bulan, karena tidak mampu bertahan lama terhadap terik matahari dan hujan.
Kepala Desa Pilangrejo, Sukiman, menjelaskan kondisi tersebut kerap menyulitkan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, terutama karena wilayah tersebut terpisahkan oleh sungai.
Menurut Sakiman, keberadaan jembatan permanen ini sangat dinantikan warga, mengingat perannya yang vital dalam menghubungkan dua dukuh, yakni Dukuh Jinggolo dan Dukuh Andong. Selain itu, jembatan ini juga menjadi akses penting bagi masyarakat, termasuk siswa, menuju sejumlah fasilitas pendidikan seperti SD Juwangi 1, SMP Sudirman, dan SMA BK Juwangi.
“Alhamdulillah, pada tahun 2026 ini desa kami mendapatkan perhatian khusus dari Bapak Presiden,” kata Sukiman.
Melalui Program Jembatan Garuda Merah Putih yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto, pembangunan jembatan beton ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Desa Pilangrejo.
“Saya mengucapkan terima kasih atas program Jembatan Garuda Merah Putih yang diberikan oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk desa kami. Semoga program ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan mampu memperlancar kegiatan UMKM di Desa Pilangrejo,” tambah Sukiman.
Pengerjaan jembatan ini juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat. Saat ini, pembangunan telah memasuki tahap awal, ditandai dengan pengerjaan tiang pancang beton sebagai penopang utama struktur jembatan.
Sukiman menambahkan, pembangunan tersebut disambut antusias oleh warga yang telah lama menantikan akses yang lebih aman, layak, dan berkelanjutan.
Dengan hadirnya jembatan beton ini, diharapkan konektivitas antarwilayah semakin meningkat, aktivitas pendidikan dan ekonomi berjalan lebih lancar, serta kesejahteraan masyarakat Desa Pilangrejo terus meningkat.
Berita Terkait
-
Dilihat Langsung Prabowo dan Jokowi, Ini Besaran Mas Kawin Rizky Irmansyah untuk Chika Yenalovy
-
Muka Tegang Prabowo dan Gesture Tangan Jokowi Saat Jadi Saksi Pernikahan Rizky Irmansyah
-
Viral Catatan Seskab Teddy Soal Karhutla Bikin Publik Geram: Siapa yang Gak Beradab?
-
Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
-
Pakai Beskap Biru Dongker, Prabowo Jadi Saksi Akad Nikah Sespri Rizky Irmansyah di JCC Senayan
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Saksi Bongkar Fadia Arafiq Jadi Sumber Modal PT RNB, Ada Aliran Uang Rp1,7 Miliar
-
Banjir Masih Menghadang, Pengamat Kritik Pembangunan Kota Semarang: Cuma Reaksi Sesaat?
-
Terjebak di Tengah Api, ART dan Dua Balita Jadi Korban Kebakaran Rumah di Semarang
-
Aksi Kejar Pelaku Curanmor Berakhir di Karanganyar, Berikut Kronologi Lengkapnya
-
Dorong Koperasi dan Ekonomi Kerakyatan, Dirut BRI Dianugerahi Bakti Koperasi Pradana Nayaka