- Kongres Advokat Indonesia akan menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional ke-VIII di Metro Park View Hotel, Semarang, pada 17 April 2026.
- Agenda utama pertemuan ini adalah merumuskan strategi peningkatan kompetensi advokat KAI agar mampu bersaing di kancah internasional.
- Organisasi berkomitmen memperkuat kolaborasi pemerintah melalui program pendampingan hukum bagi pelaku UMKM di seluruh wilayah Indonesia.
SuaraJawaTengah.id - Kongres Advokat Indonesia (KAI) dipastikan menggelar Rapat Kerja Nasional ke-VIII yang dipusatkan di Kota Semarang, Jawa Tengah. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad diagendakan menghadiri rakernas tersebut.
Agenda ini menjadi momentum krusial bagi organisasi di bawah kepemimpinan Siti Jamaliyah Lubis selaku ketua umum, untuk merumuskan arah strategis profesi hukum di masa depan.
Perhelatan akbar ini rencananya dilaksanakan pada Jumat, 17 April 2026, bertempat di Metro Park View Hotel Semarang.
Dipilihnya ibu kota Jawa Tengah sebagai tuan rumah bukan tanpa alasan, mengingat posisi strategis Semarang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan hukum di wilayah Jawa.
Persiapan Matang DPD KAI Jawa Tengah
Ketua DPD KAI Jawa Tengah, John Richard Latuihamallo, Rabu (15/4/2026), menegaskan bahwa kesiapan penyelenggaraan telah mencapai tahap akhir.
"Pak Dasco direncanakan hadir. Sebab, dia adalah Ketua Dewan Pengawas KAI RI. Selain itu, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi juga dijadwalkan hadir," kata dia.
Dalam paparannya, John Richard mengungkapkan rakernas kali ini bukan sekadar pertemuan rutin tahunan.
Terdapat visi besar yang akan dibedah, terutama mengenai peningkatan kualitas sumber daya manusia advokat agar mampu bersaing di level global.
Baca Juga: BRI Dukung Komunitas Hiking, Burjo Ngegas Gombel Hadirkan Ruang Kolaborasi Positif
“Banyak yang akan kami bahas dalam rakernas nanti. Salah satunya terkait program dan mimpi kita untuk dapat go internasional,” ungkap pengacara kondang yang juga merupakan alumni Universitas Diponegoro (Undip) Semarang tersebut.
Visi "Advokat KAI Go Internasional" menjadi sorotan utama. Di tengah arus globalisasi dan banyaknya perkara lintas negara, KAI memandang perlu adanya standarisasi dan penguatan kompetensi anggota agar memiliki daya tawar tinggi di kancah internasional.
Kolaborasi Strategis dan Pemberdayaan UMKM
Selain fokus pada pengembangan internal, KAI juga menunjukkan komitmennya terhadap isu-isu sosial dan ekonomi nasional.
Organisasi ini berencana memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Salah satu poin menarik adalah rencana keterlibatan langsung para advokat KAI dalam pemberdayaan dan pendampingan hukum bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Berita Terkait
-
BRI Dukung Komunitas Hiking, Burjo Ngegas Gombel Hadirkan Ruang Kolaborasi Positif
-
4 Link CCTV Live Semarang di Semua Lokasi
-
Dorong Daya Saing UMKM, KUR BRI Regional Office Semarang Tembus Rp5,63 T hingga Maret 2026
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Ngeri! Balita Usia 1,5 Tahun Alami Hipotermia di Gunung Ungaran, Ini 5 Faktanya
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Perempuan Berkebutuhan Khusus Tewas Terpanggang saat Rumahnya Terbakar
-
Kiper Juara Liga 1 Merapat! PSIS Semarang Datangkan Reky Rahayu
-
121 Juru Parkir Semarang Menunggak Setoran, PAD Rp280 Juta Terancam Melayang
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight
-
Sadis! Rampok Ponsel Tebas Telinga Korban hingga Nyaris Putus di Semarang