- BRI Kantor Cabang Cepu menyalurkan KPR bersubsidi kepada 49 debitur di Perumahan Blora Indah Regency pada Senin, 20 April 2026.
- Total plafon pinjaman sebesar Rp7,8 miliar diberikan kepada masyarakat berpenghasilan rendah guna mempermudah akses kepemilikan rumah pertama mereka.
- Pelaksanaan akad kredit massal bertujuan mempercepat proses administrasi serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi sektor properti daerah.
SuaraJawaTengah.id - Puluhan keluarga di Blora kini bisa bernapas lega setelah impian mereka untuk memiliki rumah pertama akhirnya terwujud. Melalui sebuah gebrakan, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Cepu sukses menggelar akad kredit massal untuk 49 debitur Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Bersubsidi.
Acara yang dipusatkan di lokasi Perumahan Blora Indah Regency ini tidak hanya menandai babak baru bagi puluhan keluarga tersebut, tetapi juga menunjukkan komitmen kuat BRI dalam menyuntikkan dana segar ke sektor properti di daerah.
Total, nilai plafon pinjaman yang digelontorkan dalam satu hari itu mencapai sekitar Rp7,8 miliar.
Branch Manager BRI Kantor Cabang Cepu, Yandi Suryandi, menyatakan bahwa pelaksanaan akad secara massal merupakan strategi untuk mengakselerasi dan menyederhanakan proses bagi para nasabah. Menurutnya, ini adalah wujud nyata dari komitmen BRI untuk memberikan pelayanan yang efisien dan tanpa berbelit-belit.
"Ini adalah komitmen kami untuk memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan efisien. Dengan mengumpulkan 49 debitur dalam satu waktu dan lokasi, kami memangkas banyak waktu tunggu dan proses administrasi yang biasanya berjalan sendiri-sendiri. Hari ini, mereka semua pulang dengan status baru sebagai pemilik rumah," ujar Yandi Suryandi dikutip dari keterangan tertulis pada Senin (20/4/2026).
Lebih dari sekadar transaksi finansial, Yandi menegaskan bahwa setiap akad KPR subsidi membawa misi sosial yang lebih besar.
Program ini secara khusus menyasar Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang kerap menghadapi kesulitan dalam mengakses pembiayaan untuk hunian layak.
"Bagi kami, setiap akad KPR subsidi ini bukan sekadar penyaluran kredit. Ini tentang membantu mewujudkan salah satu impian terbesar setiap keluarga, yaitu memiliki rumah sendiri. Langkah ini sekaligus menjadi stimulus untuk menggerakkan ekonomi lokal, mulai dari sektor konstruksi hingga para pekerja di sekitarnya," tegasnya.
Penyaluran dana sebesar Rp7,8 miliar ke dalam satu proyek perumahan ini juga menjadi sinyal positif bagi iklim investasi properti di wilayah Blora dan sekitarnya.
Baca Juga: Ganjar Tak Diundang Acara PDIP di Jateng yang Dihadiri Puan, Begini Penjelasan Junimart Girsang
Hal ini menunjukkan adanya permintaan yang kuat dari masyarakat sekaligus kepercayaan dari lembaga perbankan terhadap potensi pertumbuhan daerah.
Acara akad massal ini, lanjut Yandi, juga menciptakan momen emosional yang positif. Para calon pemilik rumah bisa saling bertemu dan berbagi kebahagiaan, membangun fondasi komunitas bahkan sebelum mereka resmi menjadi tetangga.
"Kami berharap langkah ini tidak hanya berhenti di 49 keluarga ini saja. BRI Cabang Cepu akan terus berkomitmen mendukung program pemerintah dalam penyediaan rumah layak bagi masyarakat. Kami siap membantu lebih banyak lagi warga Blora untuk 'menabung mimpi' mereka bersama BRI," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
-
Tim Gabungan Sita 2.188 Batang Rokok Ilegal di Wonosobo
-
Misi Promosi Liga 1 Dimulai! Kendal Tornado FC Bidik 3 Poin di Surabaya