- Manajemen PSIS Semarang merencanakan perombakan besar skuad untuk menghadapi kompetisi Championship musim 2026/2027 pasca performa buruk musim ini.
- Muncul rumor kembalinya pemain ikonik Hari Nur Yulianto dan Septian David Maulana ke Stadion Jatidiri untuk meningkatkan kualitas tim.
- COO PSIS Fariz Julinar mengonfirmasi evaluasi tim sedang berjalan, termasuk meninjau nasib pelatih Kas Hartadi dan kontrak pemain.
SuaraJawaTengah.id - Gelombang persiapan PSIS Semarang menyongsong kompetisi Championship (kasta kedua) musim 2026/2027 mulai terasa panas. Di tengah rencana perombakan besar-besaran yang dicanangkan manajemen, kabar mengejutkan sekaligus menggembirakan bagi pendukung Laskar Mahesa Jenar menyeruak ke permukaan.
Dua nama besar yang pernah menjadi ikon dan tulang punggung tim, Hari Nur Yulianto dan Septian David Maulana, santer dirumorkan bakal "pulang kampung" ke Stadion Jatidiri. Isu kembalinya sang legenda hidup yang akrab disapa 'King' Hari Nur, serta gelandang serang asli Semarang, Septian David, menjadi topik hangat di kalangan suporter di media sosial.
Rumor ini muncul bukan tanpa alasan. PSIS Semarang tengah dalam misi serius untuk segera kembali ke kasta tertinggi sepak bola nasional setelah musim ini terpuruk. Manajemen Laskar Mahesa Jenar telah memberi sinyal kuat akan melakukan evaluasi menyeluruh dan perombakan skuad yang signifikan. Membawa pulang pemain berpengalaman yang sudah paham karakter tim seperti Hari Nur dan Septian David dinilai sebagai langkah strategis untuk membangun kembali mentalitas juara.
Chief Operating Officer (COO) PSIS, Fariz Julinar, mengonfirmasi bahwa manajemen tidak membuang waktu dan telah memulai langkah awal penyusunan tim untuk musim depan. Meskipun tidak secara gamblang menyebut nama-nama incaran, ia memastikan perubahan adalah hal yang pasti.
"Terkait perombakan untuk musim depan sudah pasti ada. Kita sudah mulai menyiapkan tim untuk musim depan," tutur Fariz Julinar Kamis (30/4/2026).
Evaluasi performa musim ini menjadi landasan utama. PSIS sempat mengalami masa-masa kelam di papan bawah klasemen dan berada dalam ancaman degradasi
serius.
Beruntung, kebangkitan di momen krusial, termasuk kemenangan vital atas Kendal Tornado FC di pekan ke-26, berhasil menyelamatkan muka tim kebanggaan Ibu
Kota Jawa Tengah ini.
Meski akan ada cuci gudang, Fariz menegaskan bahwa tidak semua pemain akan dilepas. Beberapa nama yang dinilai masih berkontribusi positif tetap masuk dalam rencana jangka panjang, sembari menunggu diskusi final dengan tim pelatih.
"Untuk pemain saat ini, tentu kita sudah punya catatan dan tetap ada beberapa nama yang kemungkinan tetap kita pertahankan. Tapi kita akan melihat nanti dengan komunikasi bersama tim pelatih," sambungnya.
Baca Juga: Melawan Balik Vonis Korupsi, Mbak Ita dan Suami Ajukan PK Berbekal Bukti Baru di PN Semarang
Situasi di kursi kepelatihan juga menambah dinamika persiapan tim. PSIS saat ini ditangani oleh pelatih kawakan Kas Hartadi, yang baru saja melakoni debut saat
melawan Kendal Tornado FC. Namun, status mantan pelatih Sriwijaya FC ini masih abu-abu karena hanya diikat kontrak jangka pendek.
"Coach Kas Hartadi kita kontrak selama dua bulan. Meneruskan kontraknya di PSMS Medan. Kita belum menentukan apakah nanti kerjasamanya akan berlanjut atau
tidak," pungkas Fariz.
Ketidakpastian di sektor pelatih dan rencana perombakan pemain ini semakin menyuburkan spekulasi transfer. Jika benar Hari Nur Yulianto dan Septian David
Maulana kembali, ini akan menjadi suntikan moral luar biasa bagi tim dan suporter untuk mengarungi ketatnya kompetisi Championship musim depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Ini Identitas Taruna Akpol yang Tewas Diduga Bunuh Diri
-
Bupati Nonaktif Cilacap Didakwa Minta Kepala OPD Kumpulkan Rp568 Juta untuk THR
-
Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad 62 Ribu KPR FLPP, BRI Dorong Kepemilikan Rumah Rakyat
-
Capratar Akpol Tewas Diduga Bunuh Diri Lompat dari Werving Hoegeng
-
Jokowi Dijadwalkan Kunjungan ke NTT, Relawan: Masyarakat Sudah Menunggu