- Pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keeltjes, resmi masuk nominasi Best Coach Pegadaian Championship musim 2025/2026 pada Jumat, 8 Mei 2026.
- Keberhasilan nominasi ini berkat performa impresif tim yang berhasil finis di posisi keempat klasemen Grup Timur kompetisi tersebut.
- Strategi matang Stefan dalam memaksimalkan pemain muda terbukti mengangkat performa Kendal Tornado FC selama musim perdana di kasta kedua.
SuaraJawaTengah.id - Pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keeltjes mencuri perhatian publik sepak bola nasional setelah masuk dalam nominasi Best Coach Pegadaian Championship 2025/2026.
Berdasarkan rilis Ileague, sosok asal Surabaya itu masuk nominasi bersama sederet pelatih kawakan seperti Rahmad Darmawan, Widodo Cahyono Putro, Ansyari Lubis serta juru taktik muda Ade Suhendra.
Pencapaian ini menjadi bukti nyata keberhasilannya dalam mengangkat performa tim Laskar Badai Pantura sepanjang musim kompetisi.
"Tentu sebuah kehormatan bagi saya, apalagi ada coach Widodo, coach Rahmad, Ansyari Lubis yang menangani tim-tim raksasa," kata dia, Jumat (8/5/2026).
"Harapan saya tentu bisa memenangkan prestasi itu ya. Karena bisa menjadi kebanggaan bagi Kendal Tornado FC," selorohnya.
Stefan Keeltjes meracik Kendal Tornado FC dengan permainan penuh determinasi tinggi, strategi matang, serta kemampuan membangun mental bertanding para pemain.
Berdasarkan statistik, tim dengan ciri khas warna oranye itu meraih 50 poin hasil 15 kemenangan, lima seri dan tujuh kekalahan sekaligus menempatkan Kendal Tornado FC finish di posisi keempat Grup Timur.
Kehadirannya di bangku pelatih menjadi salah satu faktor penting dalam perjalanan tim bersaing di papan atas Pegadaian Championship musim 2025/2026.
Apalagi Kendal Tornado FC menjalani musim perdana di kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia banyak memaksimalkan pemain-pemain muda, termasuk jebolan Liga Nusantara musim lalu.
Baca Juga: Putus Tren Negatif vs Deltras FC, Stefan Keeljes Puji Kerja Keras Pemain Kendal Tornado FC
"Nominasi ini juga menjadi pelecut semangat saya untuk terus meningkatkan kualitas sebagai pelatih. Saya ingin terus belajar dan berkembang dan harapannya ikut membantu perkembangan dan prestasi sepak bola kita," jelas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Neraca Dagang Surplus, Arus Logistik Nasional Terus Bergerak
-
IJD Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Baru di Jawa Tengah
-
Masih Ada 7 Daerah Belum UHC, Pemprov Jateng Dorong BPJS Jadi Prioritas Daerah
-
Duh! 100 Dapur MBG Fiktif Ditemukan di Cilacap, Ada yang Berlokasi di Tengah Hutan hingga Makam
-
Jalan Pantura Barat Rusak, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan