- Seorang remaja putri berusia 15 tahun meninggal dunia akibat terseret arus Sungai Silandak di Ngaliyan, Semarang, Jumat malam.
- Jenazah korban ditemukan tim SAR gabungan sejauh dua kilometer dari lokasi awal hanyut saat banjir melanda wilayah tersebut.
- Hujan deras menyebabkan luapan sungai menggenangi Kecamatan Ngaliyan serta melumpuhkan akses lalu lintas di jalur vital Pantura Mangkang.
SuaraJawaTengah.id - Hujan deras yang mengguyur Kota Semarang pada Jumat malam membawa petaka. Seorang remaja putri berusia sekitar 15 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah terseret arus deras luapan Sungai Silandak di wilayah Purwoyoso, Kecamatan Ngaliyan.
Tragedi ini terjadi saat hujan lebat memicu kenaikan debit air secara drastis di sejumlah sungai di wilayah Ngaliyan. Korban diduga kuat hanyut terseret aliran sungai yang meluap di sekitar Kawasan Industri Candi Semarang.
"Korban perempuan, usia sekitar 15 tahun," konfirmasi Kepala BPBD Kota Semarang, Endro Martanto.
Pencarian yang dilakukan oleh warga dan tim SAR gabungan berakhir duka. Jenazah remaja malang tersebut ditemukan sekitar 2 kilometer dari titik awal ia diperkirakan hanyut, menunjukkan betapa kuatnya arus sungai saat kejadian. Hingga kini, identitas korban masih dalam proses identifikasi oleh tim Inafis Polrestabes Semarang.
Banjir Kepung Ngaliyan dan Pantura
Hujan deras pada Jumat malam tidak hanya menelan korban jiwa, tetapi juga melumpuhkan sejumlah wilayah di Semarang.
Luapan sungai-sungai di Kecamatan Ngaliyan menyebabkan genangan parah di berbagai titik.
Bahkan, jalur vital Pantura Semarang di wilayah Mangkang yang menghubungkan ibu kota Jawa Tengah dengan Kabupaten Kendal sempat terendam banjir, mengganggu arus lalu lintas secara signifikan.
Baca Juga: BMKG: Semarang Berpotensi Berawan Tebal Hari Ini, Warga Diimbau Tetap Waspada
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Tiga Tim Rebut Gelar Juara Piala by.U Series Semarang 2026, Persaingan Atlet Futsal Muda Memanas
-
Tak Hanya di Bandara, Ini Lokasi BRI Money Changer untuk Tukar Valas
-
Bau Tak Sedap Antar Warga pada Temuan Pilu, Pria 64 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos
-
Siswa Keracunan Makan Bergizi Gratis di Batang, Wali Murid Beri Pesan Tegas ke Gibran
-
BRI Peduli Hadirkan Sepeda Bagi Mahesa yang Bersekolah di Pesisir Semarang: Makin Semangat Belajar