Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 29 Mei 2026 | 08:11 WIB
Ilustrasi pejalan kaki menggunakan payung saat hujan [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • BMKG memprakirakan wilayah Kota Semarang akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada hari Jumat ini.
  • Warga Semarang diimbau menyiapkan perlengkapan hujan serta tetap waspada terhadap potensi dinamika cuaca yang berubah cepat.
  • Kota Semarang menjadi salah satu wilayah di Pulau Jawa yang mengalami hujan di tengah dominasi cuaca berawan.

SuaraJawaTengah.id - Warga Kota Semarang yang berencana melakukan aktivitas di luar ruangan pada hari Jumat ini diimbau untuk menyiapkan perlengkapan seperti payung atau jas hujan.

Pasalnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan wilayah ibu kota Jawa Tengah ini berpotensi diguyur hujan.

Prakirawan BMKG, Sastia, dalam siaran daring yang dipantau dari Jakarta, Jumat (29/5/2026), melaporkan bahwa Kota Semarang menjadi salah satu dari sedikit kota besar di Pulau Jawa yang diprediksi mengalami presipitasi hari ini. Intensitas curah hujan diprakirakan berada pada level ringan hingga sedang.

“Untuk Pulau Jawa, hujan ringan hingga sedang diprakirakan mengguyur Bandung dan Semarang,” ungkap Sastia.

Kondisi cuaca di Semarang ini cukup kontras jika dibandingkan dengan mayoritas kota besar lainnya di Pulau Jawa. Sastia menambahkan bahwa wilayah seperti Jakarta, Serang, Yogyakarta, hingga Surabaya pada Jumat ini diperkirakan cerah atau hanya diselimuti awan.

Secara nasional, BMKG mencatat bahwa cuaca di kota-kota besar di Indonesia pada umumnya memang didominasi oleh kondisi berawan, meski ada beberapa titik di Sumatera, Kalimantan, dan wilayah Timur yang juga berpeluang hujan.

Meskipun Kota Semarang diprediksi hanya mengalami hujan ringan hingga sedang, pihak BMKG tetap mengimbau masyarakat untuk tidak lengah. Dinamika atmosfer yang cepat berubah membuat potensi gangguan cuaca harus selalu diantisipasi.

Di akhir laporannya, Sastia secara khusus mengingatkan masyarakat untuk terus memperbarui informasi cuaca dan tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Baca Juga: Di JMS 2026, Wagub Taj Yasin Minta Media Soroti Pertumbuhan Ekonomi Jateng dan Gandeng Anak Muda

Load More