Budi Arista Romadhoni
Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20 WIB
Perbaikan Jalan Randublatung-Cepu Kabupaten Blora rampung diperbaiki akhir tahun 2026.
Baca 10 detik
  • Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menargetkan perbaikan Jalan Randublatung-Cepu, Blora, rampung menggunakan konstruksi beton akhir tahun 2026.
  • Proyek infrastruktur senilai Rp34 miliar tersebut bertujuan memperlancar mobilitas warga serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi wilayah Blora.
  • Dinas PUPR Jawa Tengah mengalokasikan anggaran melalui APBD dan mengusulkan program Instruksi Presiden Jalan Daerah demi percepatan.

“Terima kasih Pak Gubernur Ahmad Luthfi. Semoga tahun ini benar-benar tuntas dan bermanfaat bagi masyarakat Blora,” katanya.

Dukungan juga datang dari para pengguna jalan. Tomi, sopir truk yang rutin melintasi jalur tersebut, berharap kualitas pekerjaan benar-benar diperhatikan mengingat tingginya volume kendaraan berat.

“Senang sekali. Yang penting perbaikannya maksimal karena jalan ini sering dilewati kendaraan berat,” ujarnya.

Sementara itu, Sri Sulastri, warga Desa Gedangpecici, mengatakan kerusakan jalan selama ini kerap menyebabkan kemacetan, terutama pada jam berangkat dan pulang sekolah.

“Alhamdulillah senang banget kalau diperbaiki. Semoga lancar dan cepat selesai,” katanya.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan perbaikan jalan di ruas jalan Randublatung-Cepu harus selesai dikerjakan tahun ini. Ia menekankan agar jalan harus segera mulus tanpa lubang.

Ahmad Luthfi meminta pembangunan infrastruktur harus dilakukan secara profesional, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, perbaikan ruas Cepu-Randublatung menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.

Bagi Ahmad Luthfi, penanganan jalan rusak di wilayah Jateng menjadi prioritas. Ia bahkan mengambil langkah cepat.

Baca Juga: Pemprov Jateng Pastikan Penanganan, Perbaikan Jalan Randublatung-Cepu Masuk Tahapan Lelang

Tanpa menunggu APBD Perubahan 2026 yang baru dibahas pada September mendatang, Pemprov Jawa Tengah merealokasi anggaran sekitar Rp200 miliar guna memperbaiki ruas-ruas jalan provinsi yang mengalami kerusakan berat.

Kebijakan itu diambil menyusul turunnya tingkat kemantapan jalan provinsi akibat musim hujan berkepanjangan yang berlangsung hingga awal tahun ini. 

Load More