- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyediakan 236 ribu kursi pendidikan gratis bagi siswa SMA, SMK, dan SLB mulai tahun 2026.
- Kebijakan ini menghapus biaya operasional pendidikan di sekolah negeri guna menekan angka putus sekolah bagi keluarga kurang mampu.
- Pemprov Jateng menggandeng 139 sekolah swasta serta menyediakan asrama untuk memfasilitasi siswa ekonomi rendah melanjutkan pendidikan jenjang menengah.
SuaraJawaTengah.id - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperluas program sekolah gratis pada tahun ajaran 2026/2027 dengan menyiapkan lebih dari 236 ribu kursi pendidikan bebas biaya, mulai dari SMA, SMK, dan SLB negeri hingga sekolah swasta yang bermitra dengan pemerintah.
Kebijakan ini menjadi salah satu upaya Pemprov Jateng menekan angka putus sekolah sekaligus membuka akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu yang selama ini terkendala biaya.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Sadimin, mengatakan seluruh siswa yang diterima di SMA Negeri, SMK Negeri, dan SLB Negeri tidak akan dikenai pungutan biaya operasional pendidikan.
"Biaya operasional sekolah pada semua satuan pendidikan SMA Negeri, SMK Negeri, dan SLB Negeri tanpa pungutan kepada siswa atau orang tua siswa," kata Sadimin di Semarang, Jumat (12/6/2026).
Total sebanyak 231.724 siswa atau sekitar 40,83 persen lulusan SMP sederajat di Jawa Tengah akan menikmati kebijakan tersebut.
Program sekolah gratis tidak hanya mencakup pembebasan SPP, tetapi juga berbagai kebutuhan dasar pendidikan seperti buku pelajaran, kegiatan akademik, pemanfaatan laboratorium, perpustakaan, hingga sejumlah kegiatan ekstrakurikuler.
Tak berhenti di sekolah negeri, Gubernur Ahmad Luthfi juga memperluas jangkauan bantuan pendidikan melalui Program Sekolah Kemitraan yang menggandeng 139 SMA dan SMK swasta di berbagai daerah.
Program ini secara khusus menyasar siswa dari keluarga kurang mampu kategori Desil 1 hingga Desil 4 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Pemprov Jateng mengalokasikan bantuan sebesar Rp2 juta per siswa per tahun sehingga peserta didik dapat bersekolah di lembaga pendidikan swasta tanpa dibebani biaya pendidikan.
Baca Juga: Pemprov Jateng Upayakan Perbaikan Jalan Cepu-Randublatung Tuntas 2026
Tahun ini, sebanyak 5.004 kursi disediakan melalui Program Sekolah Kemitraan.
Selain itu, Pemprov Jateng juga mempertahankan program pendidikan gratis berbasis asrama melalui SMK Boarding School dan Semi Boarding School.
Sebanyak 288 kursi tersedia di tiga SMKN Jateng berasrama di Semarang, Pati, dan Purbalingga. Sementara 471 kursi lainnya disediakan pada 15 SMK Negeri Semi Boarding yang tersebar di berbagai wilayah Jawa Tengah.
Seluruh peserta program tersebut mendapatkan pembebasan biaya pendidikan sekaligus biaya personal selama menjalani pendidikan.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan perluasan sekolah gratis dilakukan untuk memastikan kondisi ekonomi keluarga tidak menjadi alasan anak berhenti sekolah setelah lulus SMP.
"Banyak masyarakat kita punya istilah, habis lulus SMP langsung kerja. Maka jalur afirmasi kita perbanyak," ujar Luthfi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
BRI Gelar Buyback Fluktuatif Rp500 Miliar, Optimistis Fundamental Tetap Kuat
-
Semen Gresik Konsisten Salurkan Beasiswa Prasejahtera kepada 120 Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri
-
Sokong MBG, Taj Yasin Minta SPPG Belanja Telur dari Peternak Lokal
-
Pemprov Jateng Buka Ribuan Kursi Sekolah Gratis, Sasar Anak Keluarga Kurang Mampu
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Sumur Bor JadI Solusi Petani Tak Gagal Panen saat Kemarau