- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni kepada warga Kabupaten Kudus selama 2025.
- Hadi Mulyono dan warga lainnya kini memiliki rumah layak huni setelah mendapatkan bantuan perbaikan dari pemerintah provinsi.
- Gubernur Ahmad Luthfi menargetkan program perbaikan rumah sebagai stimulus untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mereduksi angka kemiskinan.
SuaraJawaTengah.id - Masih lekat dalam ingatan warga Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Hadi Mulyono (54). Sebelum diperbaiki, rumah yang ia tinggali bersama keluarganya acapkali terkena banjir. Dindingnya juga sudah banyak rapuh. Tak pelak, rumah itu tak nyaman untuk ditinggali. Kondisi itu dialami bertahun-tahun.
Namun, pada 2025 situasinya berubah. Berkat bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, rumahnya lebih nyaman ditinggali.
Bahkan, rumah itu dikunjungi langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Bupati Kudus Sam'ani Intakoris pada Senin, 29 Juni 2026. Tak ayal, ungkapan terimakasih berkali-kali ia sampaikan kepada Gubernur.
"Terima kasih Pak Luthfi atas bantuannya. Saya senang sekali, senang bisa membangun rumah," ujar Hadi.
Ia mengaku, senang sekali mendapatkan bantuan perbaikan rumahnya. Rasa terima kasih tak henti terucap karena rumah yang sudah 25 tahun ia tinggali bersama keluarga berhasil diperbaiki dan menjadi layak huni.
"Senang sekali dapat bantuan dari Gubernur Ahmad Luthfi. Dulu punya keinginan mau bangun atau perbaiki rumah ini, tapi mengumpulkan uang dari dulu nggak cukup-cukup. Tertolong sekali dengan adanya bantuan dari Pak Luthfi ini," tutur pria yang bekerja sebagai kuli bangunan ini.
Dalam kesempatan itu, Hadi juga berkesempatan untuk berdialog dengan gubernur dan bupati. Di tengah dialog tersebut, Hadi sempat menceritakan kondisi rumahnya dulu sebelum dapat bantuan.
"Saya kerja kuli bangunan di proyek, gaji Rp100 ribu perhari. Kalau istri kerja di pabrik, anak pertama kerja di pabrik kertas," ujar Hadi.
Hadi menuturkan bahwa rumahnya dulu lebih rendah dari jalan sehingga saat hujan turun sering banjir dan airnya langsung masuk ke rumah. Kondisi dindingnya juga sudah rapuh karena dulu dibangun dengan pasir sungai, sehingga mudah jebol.
Baca Juga: Di Balik Kursi Roda Abang: Peluh dan Cinta Seorang Gubernur Jateng di Jalur Lari
Hadi merupakan satu dari 254 warga di Kabupaten Kudus yang mendapatkan bantuan perbaikan RTLH dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk tahun anggaran 2025.
Peresmian secara simbolis rumah hasil bantuan RTLH tersebut dilakukan bersama di Balai Desa Gondangmanis. Seluruh penerima bantuan hadir di lokasi tersebut. Pada tahun 2026 ini Pemprov Jateng kembali menggelontorkan bantuan RTLH di Kudus untuk 47 unit rumah.
Penerima manfaat lainnya, Suhadi, juga menyampaikan rasa terima kasih dan senangnya langsung kepada Gubernur Ahmad Luthfi. Ia menyampaikan saat berdialog di Balai Desa Gondangmanis.
"Senang sekali dapat bantuan RTLH. Sehari-hari kerja di proyek, di rumah tinggal dengan istri dan anak kedua. Anak pertama sudah punya rumah sendiri," ujar Suhadi.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, pada tahun 2025 sebanyak 274.514 unit telah diperbaiki melalui berbagai skema pembiayaan, baik APBN, APBD Provinsi, APBD Kabupaten/Kota, CSR perusahaan, maupun swadaya masyarakat.
Dari jumlah tersebut, penanganan untuk perbaikan RTLH yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah sebanyak 17.000 unit. Pada 2026 ini dilanjutkan kembali dengan target 5.000 unit.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Jualan 30 Menit Langsung Ludes! Berkah Nobar Timnas di Kantor Gubernur Jateng Bikin Ketiban Rezeki
-
Perang Lawan TBC! Ratusan Puskesmas di Jateng Siap Terima Alat Diagnostik Baru Bulan Depan
-
Tiga Tim Rebut Gelar Juara Piala by.U Series Semarang 2026, Persaingan Atlet Futsal Muda Memanas
-
Tak Hanya di Bandara, Ini Lokasi BRI Money Changer untuk Tukar Valas
-
Bau Tak Sedap Antar Warga pada Temuan Pilu, Pria 64 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos