- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni kepada warga Kabupaten Kudus selama 2025.
- Hadi Mulyono dan warga lainnya kini memiliki rumah layak huni setelah mendapatkan bantuan perbaikan dari pemerintah provinsi.
- Gubernur Ahmad Luthfi menargetkan program perbaikan rumah sebagai stimulus untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mereduksi angka kemiskinan.
Dukungan Pemerintah Pusat melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) juga meningkat. Tahun 2025, Jateng memperoleh penanganan 7.532 unit, sedangkan pada 2026 meningkat jadi 30.037 unit.
Sementara itu untuk kolaborasi dengan Baznas, dunia usaha, dan sektor perbankan terus diperkuat. Tahun 2025 melalui CSR dan Baznas telah direalisasikan perbaikan 4.012 unit RTLH. Tahun 2026 ditargetkan 1.550 unit dari Baznas (750 unit), PT Djarum (500 unit), dan Bank Jateng (300 unit).
Di samping itu juga ada perluasan akses pembiayaan rumah bagi masyarakat. Hingga 23 Juni 2026, realisasi Kredit Program Perumahan (KPP) di Jateng mencapai Rp4,46 triliun (tertinggi di Indonesia).
Pada program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tahun 2025, Jateng merealisasikan 24.470 unit rumah senilai Rp2,91 triliun (peringkat kedua nasional). Hingga 23 Juni 2026, telah terealisasi 6.990 unit, senilai Rp834,31 miliar.
"Program perbaikan RTLH ini merupakan stimulus untuk mereduksi angka kemiskinan di tempat kita," kata Luthfi.
Selain perbaikan RTLH, lanjut Luthfi, upaya intervensi kemiskinan di wilayahnya juga dilakukan dengan bantuan permodalan, pendidikan, hingga pemenuhan gizi dan kesehatan.
"Sehingga ke depannya kesejahteraan masyarakat meningkat dan angka kemiskinan dapat kita reduksi,” ujar dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Tiga Tim Rebut Gelar Juara Piala by.U Series Semarang 2026, Persaingan Atlet Futsal Muda Memanas
-
Tak Hanya di Bandara, Ini Lokasi BRI Money Changer untuk Tukar Valas
-
Bau Tak Sedap Antar Warga pada Temuan Pilu, Pria 64 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos
-
Siswa Keracunan Makan Bergizi Gratis di Batang, Wali Murid Beri Pesan Tegas ke Gibran
-
BRI Peduli Hadirkan Sepeda Bagi Mahesa yang Bersekolah di Pesisir Semarang: Makin Semangat Belajar