Budi Arista Romadhoni
Selasa, 14 Juli 2026 | 15:10 WIB
Ilustrasi Layanan ATM BRI. [Dok BRI]
Baca 10 detik
  • BRI menyetorkan Rp19,1 triliun kepada negara pada kuartal I 2026 sebagai pajak dan dividen untuk mendukung pembangunan nasional.
  • Bank Rakyat Indonesia mempertahankan kinerja keuangan yang kuat dengan total aset mencapai Rp2.250 triliun hingga kuartal I 2026.
  • Kontribusi ini merupakan wujud nyata kepatuhan perusahaan dalam mendukung struktur fiskal negara serta arahan Badan Pengelola Danantara Indonesia.

SuaraJawaTengah.id - BRI Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar di Industri Keuangan Indonesia, Dukung Pembangunan Nasional Bersama Danantara

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu penyumbang penerimaan negara terbesar dari sektor keuangan. 

Sepanjang kuartal I 2026, BRI menyetorkan total Rp19,1 triliun kepada negara, terdiri atas Rp8,1 triliun pajak dan Rp11 triliun dividen.

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, kontribusi BRI terhadap kas negara tetap terjaga. 

Kinerja tersebut memperkuat posisi bank pelat merah ini sebagai salah satu penyetor pajak terbesar di industri keuangan Indonesia sekaligus mendukung pembiayaan pembangunan nasional melalui penerimaan pajak dan dividen.

Dalam tiga tahun terakhir, kontribusi BRI kepada negara juga terus berada di level tinggi. Pada 2023, total setoran mencapai Rp50,5 triliun, meningkat menjadi Rp57,6 triliun pada 2024, dan tetap tinggi sebesar Rp55,8 triliun pada 2025. 

Setoran tersebut berasal dari berbagai komponen perpajakan, mulai Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Bea Meterai, Pajak Penghasilan Badan, hingga pajak daerah, serta dividen kepada negara.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyampaikan bahwa setoran pajak merupakan bagian dari kontribusi nyata BRI dalam mendukung penerimaan negara dan pembangunan nasional. 

Hal ini sejalan dengan arahan Badan Pengaturan BUMN dan Danantara Indonesia dalam mendorong penciptaan nilai tambah atau value creation yang berkelanjutan bagi negara. 

Baca Juga: BRI KKB Expo 2026 Serentak Digelar di 131 Titik, Usung Promo KKB dengan Suku Bunga 1,80%

“Kami percaya bahwa kepatuhan terhadap kewajiban perpajakan tidak hanya menjadi bentuk tanggung jawab perusahaan, tetapi juga bagian dari kontribusi langsung bagi kemajuan bangsa,” ujarnya dikutip dari keterangan tertulis pada Selasa (14/7/2026).

Lebih lanjut, Hery menekankan bahwa kekuatan kontribusi BRI kepada negara mencerminkan posisi strategis perusahaan dalam mendukung struktur fiskal dan pembangunan ekonomi nasional secara menyeluruh.

Kemampuan BRI dalam memberikan kontribusi yang berkelanjutan kepada negara ditopang oleh fundamental bisnis yang tetap kuat serta pertumbuhan kinerja yang sehat.

Hingga Kuartal I 2026, BRI Group berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp15,5 triliun, tumbuh positif di tengah tekanan global yang masih berlangsung. 

Total aset BRI Group tumbuh 7,2% YoY mencapai Rp2.250 triliun, sementara kredit dan pembiayaan tumbuh 13,7% menjadi Rp1.562 triliun. Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun sebesar Rp1.555,1 triliun atau tumbuh 9,4% secara tahunan (year-on-year/yoy).

Dari jumlah tersebut, CASA (konsolidasian) kian mendominasi hingga mencapai Rp1.058,6 triliun atau setara dengan 68,07% dari total DPK, meningkat dibandingkan Kuartal I 2025 sebesar 65,77% . 

Load More